Di Sela Kesibukan, Tri Rismaharini Sempatkan Jadi Guru Sekolah Daring
TEMPO.CO | 12/09/2020 21:00
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menjadi guru sekolah daring dalam program belajar dari rumah bersama Guruku di rumah dinasnya Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya, Sabtu 12 September 2020. ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menjadi guru sekolah daring dalam program belajar dari rumah bersama Guruku di rumah dinasnya Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya, Sabtu 12 September 2020. ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya

TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyempatkan diri menjadi guru sekolah daring dalam program belajar dari rumah bersama Guruku di rumah dinasnya di Surabaya, mengingatkan para siswa agar belajar dengan gembira.

"Sekarang ibu mengajar kalian tentang sistem pencernaan manusia. Ibu tadi malam juga belajar sampai selesai karena sudah lupa," kata Wali Kota Risma membuka percakapan saat menjadi guru sekolah daring, Sabtu 12 September 2020.

Meskipun lupa, Risma mengatakan tidak menyerah untuk belajar. Untuk itu, ia berpesan agar anak-anak yang di rumah tidak boleh menyerah. "Belajarlah dengan gembira, karena rasa gembira bisa meningkatkan imun," ujarnya.

Diketahui program belajar dari rumah bersama Guruku merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Surabaya dengan salah satu televisi lokal di Kota Surabaya. Program tersebut merupakan salah satu bentuk pengganti sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19.

Pada tayangan sebelumnya, Wali Kota Risma membawakan materi seputar fungsi berbagai macam indera yang ada pada tubuh manusia. Kali ini, ia menerangkan tentang sistem pencernaan manusia secara rinci dan fungsi-fungsi organ dalam proses pencernaan manusia.

Untuk mendukung proses belajar, Wali Kota Risma menggunakan media pembelajaran berupa audio visual.

Dalam proses mengajarnya, Wali Kota Risma selalu menyisipkan pesan-pesan, salah satunya tentang pentingnya makanan-makanan yang bagus untuk dicerna oleh tubuh manusia. Makanan bagus dan sehat ini demi menjaga proses pertumbuhan anak yang baik.

"Kalau makanan bagus, tubuh kita sehat, pertumbuhan baik dan kelak kalian jadi anak pintar dan berprestasi," ujarnya.

Proses pencernaan makanan, menurut Risma, diawali dengan masuknya makanan ke dalam mulut. Di dalam mulut terdapat organ yang membantu proses pencernaan, yaitu gigi dan lidah yang menghasilkan kelenjar ludah.

Oleh organ itu, lanjut dia, makanan kemudian dikunyah. Semakin halus makanan dikunyah, maka akan cepat diproses oleh lambung.

Wali Kota Risma tampak piawai menggunakan media pembelajaran untuk menjelaskan sistem pencernaan manusia. Sesekali menandai beberapa gambar organ tubuh yang digunakan dalam proses pencernaan manusia.

"Setelah dikunyah, makanan kemudian masuk ke lambung melalui kerongkongan. Kerongkongan dapat melakukan gerakan peristaltik atau gerakan meremas dan mendorong makanan ke dalam lambung," katanya.

Sebelum menutup kegiatan belajar dari rumah bersama Guruku, Risma menyiapkan hadiah berupa tas, buku, dan bola yang sudah ia tanda tangani. Hadiah ini diberikan kepada tiga siswa terbaik yang mampu mengerjakan tugas dari Risma. Tugasnya membuat gambar sederhana tentang sistem pencernaan manusia dilengkapi nama organ dan fungsi dari organ itu.

"Ibu janji memberikan hadiah bagi siswa yang membuat pekerjaan rumah dengan baik. Ini hadiahnya, ada bola dengan tanda tangan Bu Risma, kemudian ada buku dan tas tas yang sudah ibu tanda tangani. Ini untuk kalian yang terbaik, jadi kalian semua harus menjadi yang terbaik agar kelak menjadi orang sukses dan berhasil semua," kata Wali Kota Surabaya ini.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT