Hari Pertama PSBB Jilid 2, Kasus Covid-19 di Jakarta Tercatat 1.062
TEMPO.CO | 15/09/2020 00:16
Hari Pertama PSBB Jilid 2, Kasus Covid-19 di Jakarta Tercatat 1.062
Hari Pertama PSBB Jilid 2, Kasus Covid-19 di Jakarta Tercatat 1.062

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan kasus Covid-19 masih di atas angka seribu kasus pada hari pertama PSBB Jilid 2, Senin 14 September 2020. Pertambahan kasus baru hari ini tercatat sebanyak 1.062, sehingga total kasus Covid-19 di Jakarta 55.926 kasus.

Dari pertambahan hari ini, sebanyak 668 kasus merupakan hasil tes pada Ahad, 13 September, dan 394 kasus hasil tes Jumat dan Sabtu yang baru dilaporkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia di Jakarta mengatakan hingga 13 September sudah ada 841.067 sampel yang diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR). 

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 71.724. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 51.767," ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Dwi menjelaskan jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta saat ini 12.161 orang yang masih dirawat atau isolasi. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus Rekor, Angka Positivity Rate DKI Pekan Ini 15 Persen

Dari jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada Senin, sebanyak 55.926 kasus, ada 42.325 orang dinyatakan telah sembuh. Sedangkan 1.440 orang meninggal. Dalam persentase, tingkat kesembuhan di Jakarta adalah 75,7 persen dan tingkat kematian 2,6 persen.

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta setelah penambahan Senin, sebesar 15,7 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,3 persen. WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen.

Pada penerapan kembali PSBB seperti awal pandemi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT