Dinas Kesehatan DKI: Ruang ICU Pasien Covid-19 Sudah Terpakai 83 Persen
TEMPO.CO | 15/09/2020 18:20
Tenaga medis dengan alat dan pakaian pelindung bersiap memindahkan pasien positif COVID-19 dari ruang ICU menuju ruang operasi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020. REUTERS/Willy Kurniawan
Tenaga medis dengan alat dan pakaian pelindung bersiap memindahkan pasien positif COVID-19 dari ruang ICU menuju ruang operasi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di 67 rumah sakit rujukan semakin meningkat. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia melaporkan dari 4.254 tempat tidur isolasi di 67 RS rujukan sudah terisi 75 persen pada 13 September 2020.

"Sedangkan, dari jumlah tempat tidur ICU sebanyak 594 di 67 RS rujukan, hingga 13 September, persentase keterpakaiannya sebesar 83 persen," kata Dwi melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 15 September 2020.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan kapasitas tempat tidur isolasi dan unit perawatan intensif atau ICU untuk pasien positif Covid-19 di Ibu Kota telah bertambah secara bertahap. Widyastuti telah menunjuk 13 RSUD sebagai RS khusus Covid-19 untuk menambah ruang isolasi dan ICU. 

Hingga Sabtu pekan kemarin tingkat keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit rujukan mencapai 77 persen dan ICU 78 persen.

"Penambahan tempat tidur dengan kecepatan penambahan kasusnya harus kami kawal terus," kata Widyastuti di Balai Kota DKI, Sabtu, 12 September 2020

Kapasitas tempat tidur isolasi pasien Covid-19 telah bertambah menjadi 4.155 tempat tidur dan ICU 583 tempat tidur. Pada Rabu lalu, kapasitas isolasi tersedia 4.053 tempat tidur isolasi di 67 rumah sakit rujukan, persentase keterpakaiannya sudah mencapai 77 persen. Kapasitas ICU sebelumnya 528 tempat tidur dan terpakai 83 persen. "Sekarang tempat tidur bertambah, tapi pasien juga terus bertambah," ujarnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT