Sebaran Covid-19 di Dunia, Indonesia Menempati Urutan ke-23
TEMPO.CO | 18/09/2020 08:42
Petugas gabungan TNI, Polantas dan Satpol PP menggelar Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di kawasan Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, 15 September 2020. Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan sebagai penegakan Inpres No.6 tahun 2020 tentang peningka
Petugas gabungan TNI, Polantas dan Satpol PP menggelar Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di kawasan Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, 15 September 2020. Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan sebagai penegakan Inpres No.6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Jakarta - Data statistik Johns Hopkins University Medicine mencatat Indonesia menempati urutan ke-23 kasus sebaran COVID-19 secara global dari 188 negara yang sudah terpapar virus tersebut.

Berdasarkan laman resmi Johns Hopkins University Medicine, Kamis 17 September 2020 pukul 21.22 waktu setempat tercatat konfirmasi COVID-19 di Indonesia sebanyak 232.628 kasus. Angka tersebut turut menyumbang 0,77 persen dari total kasus Covid-19 secara global yang mencapai 29.917.428 positif COVID-19.

Sementara itu, untuk angka kematian di Tanah Air mencapai 9.222 jiwa atau setara 0,97 persen dari angka kematian secara global yakni 941.862 jiwa. Dengan jumlah angka kematian tersebut Indonesia menempati urutan ke-20 terbanyak dari keseluruhan negara yang terpapar virus corona atau COVID-19.

Sementara untuk angka pasien COVID-19 yang sembuh, Indonesia juga tercatat pada urutan ke-20 dunia dengan total 166.686 orang. Ini setara dengan 0,81 persen dari angka kesembuhan secara global yakni 20.353.864 jiwa.

Secara umum Johns Hopkins University Medicine mencatat Amerika Serikat merupakan negara dengan kasus positif terbanyak di dunia yakni 6.635.467 kasus.

Kemudian disusul India dengan jumlah kasus positif COVID-19 yakni 5.118.253, diikuti Brazil 4.419.083 kasus, Rusia 1.081.152 kasus dan Peru yakni 744.400 kasus.

Untuk tingkat kematian tertinggi akibat virus tersebut ditempati Amerika Serikat dengan jumlah korban jiwa mencapai 196.912. Sementara jumlah pasien sembuh terbanyak tercatat di India yakni sebanyak 4.025.079 jiwa.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT