Agar Publik Percaya Penanganan Covid, Sri Mulyani: Harus Transparan Data
TEMPO.CO | 18/09/2020 17:45
Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020. TEMPO/Tony Hartawan
Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kepercayaan masyarakat sangat penting dalam penanganan pandemi Covid-19. Sebab, dengan demikian masyarakat mau bekerjasama dengan menaati protokol kesehatan, misalnya menggunakan masker dan menjaga jarak untuk mencegah meluasnya penularan penyakit tersebut.

Guna membangun kepercayaan publik tersebut, ia mengatakan transparansi menjadi kuncinya. “Apakah anda akan transparan tentang data, misalnya berapa banyak pengujiannya, berapa banyak yang positif, dan bagaimana penanganannya, saya pikir itu sangat penting,” ujar dia dalam forum yang dihelat Asian Development Bank, Jumat, 18 September 2020.

Di samping itu, Sri Mulyani mengatakan pemerintah juga harus akuntabel. Misalnya, setelah mengumumkan soal anggaran belanja, maka pemerintah harus menjelaskan siapa yang akan membelanjakan anggaran tersebut dan siapa yang akan disalurkan ke mana.

Ia berujar akuntabilitas menjadi penting lantaran dalam situasi seperti ini anggaran yang ada mesti dioptimalkan untuk mendukung, antara lain sektor kesehatan, jaminan sosial, hingga mendukung dunia usaha. “Itu lah mengapa anda benar-benar harus terbuka.”

Terkait data, Sri Mulyani menilai perlunya pemerintah memiliki sebuah sistem data. Idealnya, pemerintah harus memiliki data yang lengkap, contohnya untuk penyaluran bantuan harus ada nama, alamat, dan nomor rekeningnya. Namun, hal tersebut pun belum dimiliki Indonesia.

“Jika anda tidak memiliki data yang sempurna, setidaknya anda jujur. Misalnya, ini data yang kami miliki bisa saja ada kesalahan, tetapi kami akan terut memperbaikinya,” ujar Sri Mulyani. “ Jadi anda tidak akan menjadi seperti anda itu sempurna, tapi setidaknya anda jujur kepada masyarakat, sehingga mereka akan mengerti apa yang akan dilakukan pemerintah.”

Baca juga: Rasio Pajak di RI Rendah, Sri Mulyani Kritisi Soal Reformasi Perpajakan

CAESAR AKBAR

 

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT