TNI Kontak Senjata dengan KKSB di Intan Jaya, Seorang Tentara Tewas
TEMPO.CO | 19/09/2020 20:14
Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Arm Reza Nut Patria. ANTARA/Evarukdijati
Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Arm Reza Nut Patria. ANTARA/Evarukdijati

TEMPO.CO, Jakarta - TNI melakukan kontak senjata dengan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di sekitar Koramil Persiapan Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu 19 September 2020 menyebabkan satu prajurit gugur.

"Pratu Dwi Akbar Utomo, anggota TNI yang tergabung dalam satuan tugas bawah kendali operasi (BKO) aparat teritorial tewas tertembak dalam kontak tembak," kata Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria di Jayapura Sabtu malam 19 September 2020.

Ia menjelaskan korban yang merupakan anggota Yonif 711/RKS/Brigif 22/OTA, Kodam XIII/MDK yang di BKO kan ke Kodam XVII Cenderawasih meninggal akibat luka tembak yang dideritanya.

Dalam kontak tembak yang terjadi pukul 13.20 wit itu menyebabkan korban tertembak dan sempat di bawa ke puskesmas Sugapa.

Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri saat ini melaksanakan penyisiran di sekitar tempat kejadian, kata Reza seraya menambahkan satgas apter yang bertugas di Papua untuk menyiapkan koramil dan kodim baru.

"Pembentukan kodim dan koramil dalam rangka membantu pemerintah daerah melaksanakan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," kata Reza.

Dalam bulan September tercatat tiga kasus penyerangan dan penembakan terhadap warga sipil dan TNI hingga menewaskan dua prajurit TNI-AD dan satu warga sipil serta dua sipil lainnya terluka.

Adapun nama-nama korban yaitu Selasa (15/9) dua tukang ojek terluka, Kamis (17/9) dua orang meninggal yakni Serka Sahlan dan Badawi yang berprofesi tukang ojek, serta Sabtu (19/9) kembali terjadi kontak tembak yang menewaskan Pratu Dwi Akbar Utomo.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT