Polisi Kantongi KTP Tersangka Pelecehan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soetta
TEMPO.CO | 23/09/2020 07:45
Calon penumpang pesawat menggunakan pelindung wajah saat melintas di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 9 Juli 2020. Pihak pengelola bandara tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19. TEMPO / Hilman Fa
Calon penumpang pesawat menggunakan pelindung wajah saat melintas di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 9 Juli 2020. Pihak pengelola bandara tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta -  Polres Bandara Soekarno-Hatta telah mengantongi data EFY, tersangka pelecehan seksual dan pemerasan penumpang seusai rapid test. Data tersangka, alamat, hingga salinan kartu tanda penduduk diperoleh polisi dari PT Kimia Farma. “Nanti kami kejar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa siang, 22 September 2020.

Kepala Satuan Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Alexander Yurikho mengatakan EFY telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun ia tak bersedia mengungkap rencana penangkapan EFY. “Mohon doanya,” ujar dia.

Selain mengejar tersangka kasus pelecehan seksual dan  terhadap penumpang pesawat itu, kepolisian juga sedang memeriksa kondisi psikologis korban sebagai alat bukti lewat koordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Gianyar, Bali.

Beberapa saksi kasus pelecehan dan pemerasan ini juga diperiksa. Mereka adalah personel bandara lewat Airport Operation Control Center, juga PT Kimia Farma sebagai penyedia layanan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta.

  

WINTANG WARASTRI | ENDRI K


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT