Keluarkan Peringatan Dini, BPBD DKI: Waspada Hujan hingga Malam Hari
TEMPO.CO | 03/10/2020 17:15
Ilustrasi hujan gerimis. REUTERS
Ilustrasi hujan gerimis. REUTERS

TEMPO.CO, JakartaBPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat/petir dalam durasi singkat di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Sabtu sore hingga menjelang malam hari, 3 Oktober 2020.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta SabdoKurnianto, mengatakan peringatan dini ini bersumber dari BMKG, agar masyarakat lebih waspada dan mempersiapkan diri.

"Kami mengimbau agar masyarakat dapat waspada dan menjaga diri dari hujan angin. Kami juga telah mengimbau kepada OPD terkait, para Camat dan Lurah daerah rawan banjir atau longsor agar turut mengantisipasi dengan menyiagakan PPSU dan Satgas Banjir / Dinas SDA Kecamatan," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Berdasarkan pernyataan resmi dari BMKG, kata dia, hingga akhir September 2020 terpantau anomali iklim La Nina sedang berkembang. La Nina diperkirakan dapat berkembang terus hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir tahun 2020, dan akan mulai meluruh pada Januari-Februari dan berakhir di sekitar Maret-April 2021.

Jika dilihat dari catatan historis, La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40 persen di atas normalnya. Namun, dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia.

Pada bulan Oktober-November, peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, kecuali Sumatera. Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT