Demo Omnibus Law, TNI Kawal Pulang Sisa Massa
TEMPO.CO | 20/10/2020 20:44
Massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2020. Meski sempat terjadi kericuhan, aksi tersebut berakhir tertib. TEMPO/Tony Hartawan
Massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2020. Meski sempat terjadi kericuhan, aksi tersebut berakhir tertib. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta -TNI membujuk sisa massa yang ikut demonstrasi Omnibus Law di kawasan Patung Arjuna Wijaya untuk pulang ke rumah. Pengamatan Tempo, mereka adalah remaja yang berada di kawasan Patung Arjuna Wijaya, Selasa petang, 20 Oktober 2020.

“Adik-adik semua, kami himbau supaya pulang dengan tertib. Kami akan kawal pulang, sudah siap?” kata Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Infanteri Luqman Arif. " “Saya jamin kembalinya aman semua!”

Baca Juga: BEM SI Tinggalkan Lokasi Demo di Patung Arjuna Wijaya, Kerusuhan Pecah

Seruan Luqman tersebut awalnya sempat tidak dihiraukan oleh massa. “Maunya polisi, bukan tentara!” kata salah seorang massa pendemo.

Mereka berusaha menarik perhatian barisan para polisi yang berada di belakang Luqman. Meski begitu aparat polisi bergeming, tak lama kemudian tampak puluhan anggota TNI mengarahkan massa untuk menjauh dari pagar berduri. Dengan kawalan para tentara tersebut, massa akhirnya mundur ke arah Bundaran HI.

Seperti diketahui setelah para buruh dan mahasiswa pulang dari berunjuk rasa, massa yang masih tersisa mulai melempar petasan ke arah aparat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.07. Menyusul menjelang magrib ada aksi bakar ban di Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Massa dibubarkan oleh anggota TNI. Mereka menyisir massa sekitar pukul 17.50. Tak ada perlawanan dari massa terhadap anggota TNI.

Jadi tindakan yang disampaikan oleh TNI-Polri diterima oleh masyarakat. Tidak ada gas air mata, tidak ada tindakan kekerasan," ujar Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa petang, 20 Oktober 2020.

Massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2020. TEMPO/Tony Hartawan

Selain membubarkan massa, Dudung mengatakan bahwa TNI juga mengawal sekitar 30 orang pendemo untuk meninggalkan lokasi. "Kita antar pulang mereka ke tujuan masing-masing, ke rumahnya masing-masing."

Setelah massa membubarkan diri, petugas PPSU langsung melakukan pembersihan sampah-sampah di lokasi demonstrasi. Perlahan, polisi juga membuka barikade dan kawat berduri yang sebelumnya dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Dudung beserta Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana melakukan inspeksi di sekitar lokasi demonstrasi. Mereka berjalan kaki dari Patung Kuda Arjuna Wijaya hingga ke Bundaran Hotel Indonesia.

WINTANG WARASTRI | YUSUF MANURUNG | MARTHA WARTA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT