22 ribu Jiwa Terdampak Banjir Bekasi Akibat Luapan Kali Cileungsi
TEMPO.CO | 25/10/2020 09:44
Ilustrasi banjir. TEMPO/Subekti
Ilustrasi banjir. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Bekasi- Korban banjir di Perumahan Vila Nusa Indah 1, 2 dan Bumi Mutiara Desa Bojongkulur, di pinggiran Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Kota Bekasi pada Sabtu malam, 24 Otober 2020 hingga Ahad pagi ini, 22 RW, 5.500 KK, 22.000 jiwa. "150 jiwa sudah dievakuasi," kata Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas, Puarman yang memantau banjir Bekasi, ketika dihubungi pada Ahad, 25 Oktober 2020.

Sebanyak 1.100 jiwa di tiga perumahan itu mengungsi akibat ketinggian genangan mencapai 170 sentimeter sejak tadi malam 22.30 WIB. Korban banjir mengungsi ke masjid, musala, rumah tetangga, dan rumah kerabat.

"Tim dari pemerintah sudah turun semua ke lokasi," ujar Puarman. Warga memerlukan logistik tanggap darurat, makanan, dan listrik. Hasil analisis pemulihan pascabanjir menunjukkan warga membutuhkan segera armada pemadaman untuk penyemprotan.

"Dibutuhkan peralatan pembersihan lumpur pascabanjir, penambahan dan segera pemungsian rumah pompa," kata Puarman.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT