KRL Anjlok di Kampung Bandan, Proses Evakuasi Diperkirakan 5 Jam
TEMPO.CO | 30/10/2020 15:50
Ilustrasi KRL. TEMPO/Ninis Chairunissa
Ilustrasi KRL. TEMPO/Ninis Chairunissa

TEMPO.CO, Jakarta - Proses evakuasi kereta rel listrik atau KRL KA 1481 yang anjlok di Stasiun Kampung Bandan hingga kini masih berlangsung.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memperkirakan proses evakuasi KRL anjlok tujuan Bekasi-Jakarta Kota akan berlangsung lima jam.

KRL ini diketahui anjlok di Stasiun Kampung Bandan pada pukul 9.58 WIB. Adapun proses awal evakuasi dimulai pukul 11.30 WIB.

VP Corporate Communications KCI Anne Purba mengatakan
petugas dari KAI dan KCI berada di lokasi untuk mengevakuasi kereta tersebut agar perjalanan KRL dapat kembali normal.

"Saat ini di lokasi enam kereta telah dievakuasi ke jalur tiga Stasiun Kampung Bandan, dan tersisa empat kereta yang masih berada di titik awal kendala operasional," kata Anne Purba saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2020.

Anne menjelaskan bahwa penumpang di dalam KA 1481 tersebut berjumlah 30 orang. Para pengguna sebelumnya telah dievakuasi ke stasiun dan seluruhnya berada dalam kondisi sehat dan aman.

Selama proses evakuasi KCI melaksanakan rekayasa pola operasi perjalanan KRL dengan tiga pengaturan, yakni untuk KRL Loop Line dari arah Bogor tujuan Jatinegara, perjalanannya hanya sampai Stasiun Angke.

Kemudian KRL dari arah Bekasi tujuan Jakarta Kota yang melalui Pasar Senen, perjalanan hanya sampai Stasiun Kemayoran.

Sementara itu KRL dari arah Jatinegara tujuan Bogor, langsung berangkat dari Jatinegara, menuju Stasiun Manggarai, dan seterusnya ke arah Bogor.

KCI memohon maaf atas kendala operasional perjalanan ini. Para penumpang dapat mengakses aplikasi KRL Access untuk mengetahui posisi terkini KRL yang akan melintas di stasiun, termasuk untuk memantau kepadatan di sejumlah stasiun.

Selain itu KCI mengimbau para pengguna KRL untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri untuk naik ke dalam kereta yang telah penuh.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT