Jakpro Targetkan Pembangunan 2 Lapangan Latih JIS Selesai Akhir 2020
TEMPO.CO | 30/10/2020 16:44
Aktivitas pekerja di proyek pembangunan Jakarta International Stadium atau Stadion BMW di Jakarta, Senin, 27 Juli 2020. PT Jakpro sebagai pemilik proyek Jakarta International Stadium yang bakal menjadi stadion Persija Jakarta itu bekerjasama dengan tiga p
Aktivitas pekerja di proyek pembangunan Jakarta International Stadium atau Stadion BMW di Jakarta, Senin, 27 Juli 2020. PT Jakpro sebagai pemilik proyek Jakarta International Stadium yang bakal menjadi stadion Persija Jakarta itu bekerjasama dengan tiga perusahaan untuk seluruh pekerjaan terkait desain dan pembangunan termasuk pekerjaan struktur. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Corporate Communication dan Commercial PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Arnold Kindangen mengatakan pembangunan Jakarta International Stadium telah mencapai 32,76 persen sejak akhir pekan lalu. Jakpro menargetkan menyelesaikan pembangunan dua lapangan latih hingga Desember 2020.

"Kami sudah menyesuaikan gelar rumput di satu dari dua lapangan latih," kata Arnold saat dihubungi, Jumat, 30 Oktober 2020.

Baca Juga: Jakpro: Pembangunan Jakarta International Stadium Sudah 31,8 persen

Arnold menuturkan lapangan latih yang dibangun JIS menggunakan rumput hybrid. Rumput tersebut merupakan yang pertama digunakan di lapangan sepak bola di Indonesia. "Kami berusaha yang terbaik untuk membangun lapangan ini."

Konsep pembangunan JIS, kata dia, telah menyesuaikan dengan standar FIFA yang mengaplikasikan rumput hybrid. Adapun komposisi rumput hybrid tersebut 5 persen sintetis dan 95 persen rumput natural dengan menggunakan rumput zoysia matrella yang sudah dibudidayakan di Indonesia

"Pembangunan juga sudah berorientasi pada sustainability dengan target grade platinum greenship," ucapnya.

Selain itu, proses pembangunan lapangan di kawasan Jakarta Utara itu melibatkan sekitar 1.700 pekerja dan akan terus bertambah seiring dengan pergerakan pekerjaan. "Nantinya bisa sampai 5 ribu pekerja. "Proses pembangunan masih terus berlangsung dengan memperketat protokol kesehatan," ujarnya.




REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT