Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Wisma Atlet Berkurang 110 Orang
TEMPO.CO | 30/10/2020 18:50
Petugas mobil ambulans melapor saat mengantar pasien virus Corona di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 16 Sepetember 2020. Untuk mengantisipasi, pihak RSD Wisma Atlet mebuka dua jalur pintu masuk, jalur 1 ke Tower 6 dan Tower 7 unt
Petugas mobil ambulans melapor saat mengantar pasien virus Corona di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 16 Sepetember 2020. Untuk mengantisipasi, pihak RSD Wisma Atlet mebuka dua jalur pintu masuk, jalur 1 ke Tower 6 dan Tower 7 untuk ambulans yang membawa pasien Covid-19 dengan gejala dan jalur 2 ke Tower 5 untuk ambulans yang membawa pasien tanpa gejala. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian menyampaikan, pasien Covid-19 tanpa gejala yang dirawat di Tower 4 dan 5 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta berkurang 110 orang.

Dengan begitu, total orang tanpa gejala (OTG) per hari ini pukul 08.00 WIB turun dari 954 menjadi 844 orang. Jumlah ini terdiri dari 441 pria dan 403 wanita.

"Pasien flat isolasi mandiri 844 orang, berkurang 110 orang," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2020.

Data akumulatif pasien OTG yang terdaftar mencapai 12.377 orang. Menurut dia, angka tersebut merupakan data yang dihimpun dari 15 September hingga hari ini.

"11.385 pasien sembuh dan dua orang dirujuk ke rumah sakit lain," ujar dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan seluruh pasien OTG harus diisolasi di fasilitas milik pemerintah. Namun, keputusan itu berubah.

Pasien OTG yang memiliki hunian besar diizinkan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sementara mereka yang tak punya rumah memadai wajib isolasi di fasilitas pemerintah.

Pemerintah DKI lantas berkoordinasi dengan pusat mengingat tempat tidur isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 Jakarta menipis. Tower 4 dan 5 Wisma Atlet akhirnya dibuka khusus OTG. Pemerintah juga menjajaki kerja sama dengan manajemen hotel agar mau menampung pasien Covid-19 tanpa gejala.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT