Sebelum Ditemukan Meninggal, ASN LIPI Diduga Stres karena Istri Reaktif Covid-19
TEMPO.CO | 05/11/2020 05:08
Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock
Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

TEMPO.CO, Bogor – Warga Kompleks Perumahan LIPI Cibinong geger karena seorang warga ditemukan meninggal gantung diri setelah sempat stres karena istrinya reaktif Covid-19, Rabu.   

Kepala Polsek Cibinong Ajun Komisaris Kadek Vemil mengatakan korban adalah seorang Aparat Sipil Negara (ASN) LIPI berinisial MS, 58 tahun. Diduga korban mengalami depresi karena istrinya reaktif Covid-19 sehingga harus isolasi mandiri.   

“Sementara keterangan dari keluarga korban MS memiliki riwayat pendarahan pada usus,” kata Kadek melalui surat keterangan persnya, Rabu malam 4 November 2020.

Kadek mengatakan, sebelum ditemukan meninggal di dapur, pada malam hari MS terbangun dan memberi tahu istrinya bahwa dia ingin ke toilet. Pada saat istrinya terbangun pukul 04.30 dan pergi ke dapur, MS ditemukan sudah meninggal. 

“Upaya pun dilakukan dengan melepaskan jeratan tali di leher, namun MS sudah meninggal,” kata Kadek.

Istri korban meminta pertolongan kepada tetangganya. Warga langsung melaporkan kasus itu ke Polsek Cibinong. Setelah olah TKP, Polsek Cibinong membawa korban ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi. “Itu atas permintaan keluarga,” kata Kadek.

Menurut Kadek, korban diduga depresi istrinya reaktif Covid-19, namun polisi belum bisa memastikan motif MS bunuh diri. "Belum bisa kita pastikan karena masih dalam penyelidikan, tapi pada Kamis nanti si ibu ada jadwal tes swab ulang."

Baca juga: 50 Wisatawan Puncak Bogor Reaktif Covid-19

Informasi dari Humas LIPI Esti Baina, MS adalah ASN golongan IV/C atau Pembina Utama Muda yang bertugas sebagai Perekayasa Ahli di Pusat Penelitian Kebijakan dan Manajemen Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Inovasi LIPI.

Sebelum meninggal, MS diketahui sudah menderita sakit pencernaan cukup lama. Sementara sang istri sedang menjalani masa isolasi mandiri karena reaktif Covid-19. “Sampai saat ini kami masih menunggu informasi dari pihak kepolisian mengenai penyebab wafatnya,” kata Esti.

M.A MURTADHO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT