Densus 88 Ringkus Enam Terduga Teroris di Tiga Wilayah
TEMPO.CO | 08/11/2020 15:43
Polisi berjaga saat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah gudang ekspedisi di Jalan Kunti No 72, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 30 April 2020. Penggeledah dilakukan setelah Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga terori
Polisi berjaga saat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah gudang ekspedisi di Jalan Kunti No 72, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 30 April 2020. Penggeledah dilakukan setelah Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di tempat itu pada Kamis (23/4) lalu. ANTARA/Didik Suhartono

TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri meringkus enam terduga teroris di tiga wilayah di Indonesia, yakni Lampung, Batam, dan Sumatera Barat, pada 6-7 November 2020.

"Penindakan sebagai upaya preventif strike," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono saat dihubungi pada Ahad, 8 November 2020.

Awi menjelaskan di Lampung Tim Densus 88 Polri meringkus empat terduga teroris. Pertama adalah SA. Pemilik bengkel ini merupakan anggota kelompok Jamaah Islamiyah (JI) yang tergabung dalam kelompok Imarrudin di bawah kepemimpinan Para Wijayanto.

Kemudian S yang merupakan bendahara ADIRA Lampung, I sebagai pemberi Dana Kepada Imarrudin, dan RK sekretaris ADIRA Lampung.

Di Sumatera Barat, Densus 88 menangkap AD alias S Parewa alias Abu Singgalang. Pria yang berprofesi sebagai sopir ini tergabung dalam kelompok teroris Jamaah Anshor Daulah.

"Untuk Batam ada MA alias Abu Al Fatih. Yang bersangkutan merupakan bagian dari kelompok Jamaah Anshor Daulah," kata Awi.

ANDITA RAHMA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT