Polisi Kejar Anggota Mujahidin Indonesia Timur yang Diduga Masuk ke Palu
TEMPO.CO | 15/11/2020 16:23
Kendaraan jenazah yang mengangkut anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso tiba di Rumah Sakit Bahayangkara Polri di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 22 Maret 2019. Pasukan gabungan TNI-Polri dalam Satgas Tinombala menembak mati tiga anggota MIT Poso saa
Kendaraan jenazah yang mengangkut anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso tiba di Rumah Sakit Bahayangkara Polri di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 22 Maret 2019. Pasukan gabungan TNI-Polri dalam Satgas Tinombala menembak mati tiga anggota MIT Poso saat kontak senjata. ANTARA/Basri Marzuki

TEMPO.CO, JakartaKepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Inspektur Jenderal Abdul Rakhman Baso mengatakan polisi masih mengejar anggota Mujahidin Indonesia Timur atau MIT Poso yang diduga masuk ke Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Dari informasi masyarakat dan hasil lidik, ada yang bergerak ke Palu dan sekarang dalam tahap pengejaran mulai dari daerah Mamboro,” kata Abdul Rakhman, di Palu, Ahad, 15 November 2020.

Ia mengatakan hingga saat ini anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang diburu oleh tim Satgas gabungan Operasi Tinombala berjumlah 13 orang.

Ia mengatakan TNI-Polri terus berupaya agar tidak lagi terjadi paham radikalisme di daerah tempat para terduga bersembunyi.

“Teman-teman dari BNPT juga secara masif untuk menjalankan deradikalisasi, mudah-mudahan hasil daripada itu sudah bisa memisahkan dari antara masyarakat dengan kelompok-kelompok ini,” ujarnya.

Sebelumnya, aparat gabungan TNI-Polri mengejar dua orang yang diduga DPO kelompok MIT Poso, di area kompleks perikanan, Kelurahan Mamboro, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 7 November 2020

Daerah tersebut diduga sempat menjadi tempat persinggahan terduga yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kelompok MIT Poso, Sulawesi Tengah.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT