Wagub DKI Minta Kesadaran Warga Petamburan Ikut Rapid Test Massal
TEMPO.CO | 24/11/2020 13:50
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan kepada jurnalis saat tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Seni, 23 November 2020. Ahmad Riza Patria dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protoko
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan kepada jurnalis saat tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Seni, 23 November 2020. Ahmad Riza Patria dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 pada acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, JakartaWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga Petamburan, Jakarta Pusat, bersedia mengikuti rapid test massal untuk pelacakan Covid-19.

“Berkerumun yang berpotensi adanya penyebaran mohon kesadaran, dukungan dan kerja samanya untuk bisa melakukan tes,” kata Wagub DKI Riza Patria di Balai Kota pada Selasa, 24 November 2020. 

Riza Patria mengatakan masyarakat dapat mengikuti tes Covid-19 baik di puskesmas setempat maupun rumah sakit daerah. Kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk membantu menyelamatkan tak hanya dirinya sendiri, tapi juga lingkungan sekitarnya jika ada warga yang sakit dan menunjukkan gejala-gejala terpapar Covid-19.

“Jangan menunggu satu dua hari, tapi segera ambil langkah konkret dengan mendatangi puskesmas yang ada di lingkungan terdekat atau melaporkan kepada kami,” ucap Riza. “Kami sudah mempersiapkan petugas dan sebagainya, BPBD juga siap membantu masyarakat.”

Ajakan untuk ikut tes Covid-19 itu disampaikan Wagub DKI setelah mendapat laporan minat warga Petamburan untuk ikut rapid test massal yang diadakan Polda Metro Jaya terbilang rendah. 

Pada hari pertama rapid test massal, dari 1.000 kuota per hari yang disediakan selama tiga hari, warga Petamburan yang mengikuti rapid test tak sampai 100 orang.  

Ketua RT 09 RW 04 Petamburan Hambali mengatakan warganya banyak yang tak setuju dengan rapid test gratis itu. "Mereka kurang menerima. Pada takut. Belum pernah merasakan, ini baru pertama kali," kata Hambali saat ditemui di Petamburan, Jakarta Pusat, Ahad, 22 November 2020.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran mengatakan rapid test massal ini memang hanya bersifat imbauan saja. Namun, ia berharap masyarakat mau dengan sukarela mengikuti tes tersebut. "Ini imbauan keras, ya. Kami akan bujuk terus untuk ikut," kata Fadil.

Usai kerumunan acara Rizieq Shihab di Petamburan pada 14 November 2020, Kapolsek dan Wakapolsek Tanah Abang, Sekretaris dan Lurah Petamburan dinyatakan positif Covid-19. Mereka terkonfirmasi positif setelah mengawasi pelaksanaan acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan pada Sabtu pekan lalu. 

Baca juga: Wagub DKI Sebut Beda Kerumunan di Tebet dan Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Hal ini membuat polisi dan Satgas Covid-19 berusaha mencegah penularan lebih lanjut. Selain melakukan rapid test, petugas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Jalan KS Tubun, Petamburan.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT