Bupati Situbondo Meninggal karena Terinfeksi Covid-19
TEMPO.CO | 26/11/2020 17:49
Ilustrasi - Sejumlah petugas medis mengangkat peti jenazah pasien positif Covid-19 saat simulasi pemakaman di Lhokseumawe, Aceh, Jumat, 17 April 2020. Kredit: ANTARA/Rahmad
Ilustrasi - Sejumlah petugas medis mengangkat peti jenazah pasien positif Covid-19 saat simulasi pemakaman di Lhokseumawe, Aceh, Jumat, 17 April 2020. Kredit: ANTARA/Rahmad

TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Situbondo, Jawa Timur, Dadang Wigiarto meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19. Dadang mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah dr Abdoer Rahem, Situbondo, Kamis sore, 26 November 2020.

"Kami mohon sambungan doa kepada seluruh masyarakat Situbondo, semoga beliau husnul khotimah," kata Ketua DPRD Situbondo Edy Wahyudi saat dihubungi wartawan.

Dadang Wigiarto dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dan menjalani perawatan medis sejak 24 November 2020 di RSUD dr Abdoer Rahem. Rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Situbondo.

Bupati dua periode itu dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 sejak Selasa, 24 November. Sejak dinyatakan positif, Tim Satgas Penanganan Covid-19  Situbondo telah melakukan sterilisasi pendapa kabupaten dan ruang kantor bupati.

Puluhan pejabat di lingkungan pemkab setempat yang merupakan hasil penelusuran kontak erat dengan Bupati Dadang Wigiarto juga telah menjalani tes usap. Tercatat ada 28 orang pejabat dan staf di sekretariat pemkab dan beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk sekretaris daerah dites usap.

"Mereka yang menjalani tes usap tak hanya pegawai sekretariat pemkab, namun juga beberapa kepala PD," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Akhmad Yulianto.

Sebelumnya, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 telah melakukan tes usap kepada sembilan orang lainnya yang tinggal di lingkungan Pendapa Bupati Situbondo, termasuk istri bupati, Umi Kulsum. "Dari sembilan orang yang telah dilakukan tes usap, hasil tes usap Ibu Umi negatif," kata Yulianto.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT