Dishub DKI Khawatir Warga Berkerumun di JPO Manfaatkan WiFi Gratis Transjakarta
TEMPO.CO | 01/12/2020 21:13
Penumpang menunggu kedatangan bus Transjakarta di Halte Tosari, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020. Halte yang sempat dibakar massa saat demo UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10) lalu itu kini telah kembali beroperasi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Penumpang menunggu kedatangan bus Transjakarta di Halte Tosari, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020. Halte yang sempat dibakar massa saat demo UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10) lalu itu kini telah kembali beroperasi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mewanti-wanti masyarakat berkerumun di halte atau jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk memanfaatkan WiFi gratis dari PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Syafrin meminta PT Transjakarta mengantisipasi kemungkinan tersebut.

"Yang saya khawatirkan masyarakat akan memanfaatkan WiFi di titik-titik tersebut tanpa mereka menaiki bus transjakarta," kata dia dalam peluncuran WiFi gratis PT Transjakarta yang disiarkan secara virtual, Selasa, 1 Desember 2020.

Baca Juga: Transjakarta Pasang WiFi Gratis di Seluruh Halte

Menurut dia, warga bisa saja berkumpul di JPO menuju halte untuk dapat mengakses jaringan internet dari WiFi Transjakarta. Padahal, mereka bukan pengguna yang akan melanjutkan perjalanannya dengan bus transjakarta.

Sementara itu, WiFi gratis disediakan untuk penumpang transjakarta yang tengah menunggu kedatangan bus di halte. Direktur Eksekutif Transformasi Digital Teknologi Informasi PT Transjakarta Gidionton Saritua mengatakan, WiFi tersedia di 252 halte di seluruh koridor.

Penumpang bisa mengakses WiFi tanpa perlu registrasi atau memasukkan password. Fasilitas ini, tutur dia, disediakan cuma-cuma bagi penumpang transjakarta tanpa batasan kuota."WiFi transjakarta saat ini sudah aktif," ujar dia.

Gidionton memastikan WiFi hanya bisa dipakai penumpang transjakarta di dalam halte. Dia menjelaskan, tangkapan sinyal WiFi di luar halte lemah, sehingga kecepatan internet rendah.

"Sinyal terkuat hanya ada di dalam halte. Jadi kalau di luar halte, beberapa meter setelahnya (sinyal) hilang," ucap Gidionton.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT