4 Pejabat DKI Diperiksa Terkait Kasus Kerumunan Rizieq Shihab
TEMPO.CO | 04/12/2020 14:42
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan pers terkait pemeriksaan Muhammad Rizieq Shihab dan Hanif Alatas di Polda Metro Jaya, Selasa, 1 Desember 2020. Muhamad Rizieq Shihab bersama menantunya Hanif Alatas dipanggil penyi
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan pers terkait pemeriksaan Muhammad Rizieq Shihab dan Hanif Alatas di Polda Metro Jaya, Selasa, 1 Desember 2020. Muhamad Rizieq Shihab bersama menantunya Hanif Alatas dipanggil penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus kerumunan di Petamburan. Hingga Selasa sore pukul 15.00, pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab beserta rombongannya belum muncul di Polda Metro Jaya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa empat pejabat Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dalam kasus kerumunan di acara pernikahan putri Rizieq Shihab, Jumat, 4 Desember 2020.

Keempatnya adalah Pelaksana tugas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Suku Dinas Perhubungan, Kepala Laboratorium Kesehatan, dan seorang pejabat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga: Polisi Dihalangi saat Kirim Surat ke Rizieq Shihab, Kapolri: Ada Sanksi Pidana

"Keempatnya sudah hadir memenuhi panggilan penyidik memenuhi, sementara masih dilakukan pemeriksaan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, Jumat, 4 Desember 2020.

Yusri mengatakan jadwal pemeriksaan selanjutnya adalah terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab dan menantunya, Muhammad Hanif Alatas. Mereka dipanggil datang ke Polda Metro pada Senin pekan depan.

"Kita harapkan yang bersangkutan bisa hadir," kata Yusri.

Rizieq Shihab dan Hanif Alatas sebelumnya telah dipanggil polisi pada 2 Desember 2020 lalu. Namun mereka mangkir. Rizieq tidak hadir karena mengaku masih beristirahat pasca-sakit dan dirawat di Rumah Sakit UMMI, Bogor.

Kasus kerumunan di Petamburan pada 14 November lalu sudah naik te tahap penyidikan. Polisi menyatakan telah menemukan adanya tindak pidana. Namun hingga saat ini, belum ada orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT