KPU Sebut Hingga Malam Hari Ini Semua APD Pilkada 2020 Disalurkan ke TPS
TEMPO.CO | 08/12/2020 17:47
Anggota KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi, menghadiri diskusi yang membahas urgensi sistem rekapitulasi elektronik dalam pilkada 2020 di kantor KoDe Inisiatif, Jakarta pada Rabu, 31 Juli 2019. TEMPO/Halida Bunga Fisandra
Anggota KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi, menghadiri diskusi yang membahas urgensi sistem rekapitulasi elektronik dalam pilkada 2020 di kantor KoDe Inisiatif, Jakarta pada Rabu, 31 Juli 2019. TEMPO/Halida Bunga Fisandra

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kebutuhan alat pelindung diri atau APD pada hari pemungutan suara Pilkada 2020 telah terdistribusi sampai ke tingkat desa. Pemenuhan APD ini sebagai upaya KPU dalam menjamin para pemilih aman datang ke TPS dari virus COVID-19 dalam Pilkada 2020.

Anggota KPU RI Ketua Divisi Logistik Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan secara keseluruhan logistik pilkada baik perlengkapan pemungutan suara maupun APD telah terdistribusi hingga ke tingkat desa kelurahan. "Selanjutnya mulai siang hingga malam hari (Selasa) akan digeser ke TPS," kata dia, Selasa 8 Desember 2020.

Beberapa kendala yang hingga kemarin masih dihadapi KPU dalam pengiriman logistik kata dia sejauh ini hampir semua sudah teratasi.
Diantaranya, menurut dia kemarin sempat diketahui ada kekurangan 40 buah thermo gun atau pengukur suhu tubuh di Kota Cilegon.

"Namun kemarin sore sudah datang kiriman dari penyedia sebanyak 24 buah. Sehingga masih ada kekurangan sebanyak 16 buah. Tadi saya sudah menyarankan untuk meminta tambahan dari penyedia," kata dia.

Jika tidak memungkinkan penambahan, lanjut Pramono petugas bisa meminjam dulu ke BPBD atau Dinkes setempat. "Jika tidak bisa juga, bisa dibeli secara langsung ke toko-toko alat kesehatan terdekat," ujarnya.

Dengan demikian menurut Pramono berbagai masalah terkait dengan kekurangan maupun distribusi logistik sejauh ini sudah ada solusinya.

Diharapkan pada 9 Desember seluruh logistik, baik perlengkapan pemungutan suara maupun APD dapat dipergunakan di seluruh TPS di Indonesia. KPU telah mengupayakan secara optimal kebutuhan alat pelindung diri agar tidak terjadi penularan COVID-19 di tempat pemungutan suara (TPS).

Selain alat pelindung diri, KPU juga mengatur jadwal masing-masing pemilih datang ke TPS, sehingga kebijakan tersebut akan meminimalkan terjadinya kerumunan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT