Jawa Barat dan Papua Cetak Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi
TEMPO.CO | 10/12/2020 20:17
Petugas kesehatan melakukan swab tes pada petugas KPPS Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, yang punya kontak erat dengan pasien positif Covid-19 di halaman kantor Desa Lengkong, Senin, 30 November 2020. Tes swab dilakukan kepada sejumlah petugas yan
Petugas kesehatan melakukan swab tes pada petugas KPPS Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, yang punya kontak erat dengan pasien positif Covid-19 di halaman kantor Desa Lengkong, Senin, 30 November 2020. Tes swab dilakukan kepada sejumlah petugas yang hasil rapid tesnya reaktif atau memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan perkembangan terbaru kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir, terhitung sejak 30 November-6 Desember 2020.

Catatan Satgas Covid-19, kasus aktif naik menjadi 14,46 persen atau naik 1,05 persen dibanding pekan sebelumnya (23-29 November 2020). "Jawa Barat dan Papua mencatatkan kenaikan kasus tertinggi," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis, 10 Desember 2020.

Provinsi Jawa Barat mencatatkan peningkatan dari 3.712 kasus menjadi 7.497 atau ada naik 3.785 kasus. Disusul Papua yang meningkat dari 250 kasus menjadi 2.063 kasus atau terjadi peningkatan 1.813 kasus.

Sementara itu, provinsi dengan penurunan kasus terbanyak adalah Jawa Tengah, dari 7.617 turun menjadi 5.517 kasus atau terdapat penurunan 2.100 kasus. Disusul DKI Jakarta yang turun dari 8.598 kasus menjadi 8.199 atau terdapat penurunan 399 kasus.

Wiku meminta kepada semua kepala daerah untuk terus melakukan evaluasi terhadap protokol kesehatan secara menyeluruh.

"Petakan permasalahan utama yang menyebabkan masyarakat tidak patuh terhadap protokol kesehatan dan segera diperbaiki. Selain itu, tingkatkan penegakan disiplin terhadap mereka yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku untuk memberikan efek jera," tuturnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT