Joe Biden Segera Divaksinasi Covid-19, Donald Trump Masih Menunggu
TEMPO.CO | 17/12/2020 14:32
Joe Biden unggul 4,1 juta suara dibandingkan Donald Trump dari 147 juta suara secara nasional, yang memecahkan rekor di pemilihan presiden AS, pada Jumat, 6 November 2020
Joe Biden unggul 4,1 juta suara dibandingkan Donald Trump dari 147 juta suara secara nasional, yang memecahkan rekor di pemilihan presiden AS, pada Jumat, 6 November 2020

TEMPO.CO, - Presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden, rencananya divaksinasi Covid-19 pada pekan depan, kata seorang pejabat transisi. Joe Biden yang berusia 78 tahun masuk kategori orang berisiko tinggi terkena virus corona karena usianya.

"Saya tidak ingin menjadi yang terdepan tetapi saya ingin memastikan kami menunjukkan kepada orang-orang Amerika bahwa tindakan itu aman untuk dilakukan," kata Biden dalam sebuah acara pada Rabu pagi, dikutip dari Reuters, Kamis, 17 Desember 2020.

Namun tim transisi Biden tidak mengatakan kapan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris akan mendapatkan vaksin.

Sementara itu, pihak Gedung Putih mengatakan Wakil Presiden Mike Pence dan istrinya akan divaksinasi pada Jumat besok. Mike Pence dan Joe Biden akan divaksinasi di depan umum dalam upaya meningkatkan kepercayaan akan keamanan vaksin.

Adapun Presiden Donald Trump belum diketahui kapan divaksinasi. Ia akan mendapatkan vaksin setelah tim medisnya menentukan yang terbaik, kata Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh McEnany. Trump pernah dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

Dalam beberapa kesempatan saat kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS), Biden berjanji untuk menjadikan perang melawan virus sebagai prioritas utama ketika dia menjabat pada 20 Januari. Pasalnya Presiden Donald Trump, yang kalah dalam pemilihan 3 November dari Biden, sering meremehkan tingkat keparahan pandemi yang telah menewaskan 304.187 orang Amerika sejauh ini dan kerap berselisih dengan pejabat kesehatan masyarakatnya.

Vaksin yang sudah tersedia di Amerika Serikat pekan ini, telah disisihkan untuk dokter, perawat dan pekerja medis garis depan lainnya, bersama dengan penghuni dan staf panti jompo dan beberapa pejabat pemerintah AS.

Amerika menargetkan mendapatkan 2,9 juta dosis vaksin, yang dikembangkan oleh Pfizer Inc dan mitra Jerman BioNTech SE, pada akhir pekan ini.

REUTERS

https://www.reuters.com/article/BigStory12/idUSKBN28Q1DL


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT