Aturan Lengkap Perjalanan di Jawa dan Bali Selama Natal dan Tahun Baru
TEMPO.CO | 21/12/2020 17:44
Calon penumpang pesawat saat mengikuti tes cepat COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 21 Desember 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis
Calon penumpang pesawat saat mengikuti tes cepat COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 21 Desember 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menerbitkan surat edaran yang memuat petunjuk pelaksana atau jutlak perjalanan masyarakat selama masa libur Natal dan tahun baru di masa pandemi. Surat edaran atau SE itu merujuk pada ketentuan Satgas Penanganan Covid-19 dalam SE Nomor 3 Tahun 2020 yang dirilis pada 19 Desember 2020.

“SE ini bertujuan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat akibat perjalanan orang di masa libur natal dan tahun baru,” ujar juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, Senin, 21 Desember 2020.

Adita menerangkan, aturan mobilisasi warga tersebut berlaku mulai 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 untuk angkutan udara, laut, dan perkeretaapian. Sedangkan untuk angkutan darat, peraturan ini berlaku mulai 19 Desember hingga 8 Januari 2021.

Berikut ini ketentuan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan akhir tahun.

1. Perjalanan ke dan dari Pulau Jawa
- Masyarakat yang akan melakukan perjalanan antar-provinsi, kabupaten, maupun kota dan menggunakan moda transportasi udara serta kereta api antar kota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif Covid-19 berdasarkan tes rapid Antigen atau swab PCR. Hasil tes harus dilakukan paling lama 3 x 24 jam sebelum waktu keberangkatan.

- Masyarakat yang akan menggunakan transportasi darat, baik pribadi maupun umum, diiimbau mengantongi hasil rapid test Antigen paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan. Penumpang juga harus mengisi formulir e-Hac Indonesia.

- Dalam keadaan tertentu, Satuan Tugas Daerah dapat melakukan tes acak.
Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid test Antigen

2. Perjalanan ke Pulau Bali
Masyarakat yang akan masuk ke Bali menggunakan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes swab PCR. Hasil tes berlaku paling lama 7x24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan warga yang menggunakan transportasi darat atau laut, baik pribadi maupun umum, mereka wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test Antigen. Hasil tes maksimal lama 3x 24 jam sebelum waktu keberangkatan.

3. Perjalanan laut
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan di Pulau Jawa dengan moda transportasi laut, baik di wilayah di pelabuhan domestik maupun aglomerasi, tidak wajib menunjukkan surat hasil rapid test antigen sebagai syarat perjalanan berlaku.

4. Masa berlaku tes cepat
Selain perjalanan ke Pulau Bali serta Pulau Jawa, hasil tes cepat aatau rapid test antibodi masih boleh digunakan. Hasil tes cepat ini berlaku selama 14 hari.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Baca juga: Aturan Penumpang Wajib Tes Rapid Antigen Dikaji, Harga Jadi Pertimbangan


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT