Polisi Inggris Tangkap Spesialis Maling Kotak Amal Masjid
TEMPO.CO | 28/12/2020 08:00
Masjid Qamaraul di Birmingham Inggris dilempari bola-bola baja menggunakan ketapel pada hari Rabu malam, 15 Agustus 2018.
Masjid Qamaraul di Birmingham Inggris dilempari bola-bola baja menggunakan ketapel pada hari Rabu malam, 15 Agustus 2018.

TEMPO.CO, - Seorang laki-laki ditangkap Kepolisian Birmingham, Inggris, karena mencuri uang dari kotak amal di Masjid Jami Islamic Center. Pelaku diketahui sudah tiga kali menjalani aksinya di tempat yang sama sejak Oktober kemarin.

 

Pelaku yang bernama Abdul Malik, 50 Tahun, merusak jendela belakang masjid dengan palu untuk bisa masuk ke dalam.

 

Malik mengaku bersalah atas tiga dakwaan perampokan dan satu dakwaan percobaan perampokan. Dia divonis penjara selama 65 minggu di Pengadilan Birmingham Crown pada Senin, 21 Desember.

 

"Ini (masjid) adalah tempat yang rentan, itu adalah tempat yang penting dan titik fokus dari seluruh komunitas. Mereka berhak dilindungi oleh pengadilan," kata Hakim Charles Falk dikutip dari Birmingham Mail, Ahad, 27 Desember 2020.

 

Malik pertama kali merampok Masjid Jami pada 25 Oktober dan mencuri 50 pound sterling (Rp 943 ribu) dari kotak amal. Dia kembali beraksi pada 8 November tetapi hanya berhasil mendapatkan 7 pound sterling (Rp 132 ribu).

 

Malik menjalani aksi ketiganya pada 22 November dengan merusak jendela menggunakan palu. Perbuatannya menyebabkan kerusakan senilai 100 pound sterling (Rp 1,8 juta) sebelum mencuri televisi 50 inci senilai 600 pound sterling (Rp 11 juta).

 

Dia sempat melanjutkan aksinya di Akademi Alquran dengan mencoba menerobos jendela, tetapi keburu ketahuan dan melarikan diri. 

 

Berdasarkan rekaman CCTV Masjid, polisi berhasil mengidentifikasi Malik dan menangkapnya di kediamannya di Preston Road, Winson Green.

 

 

BIRMINGHAM MAIL

 

https://www.birminghammail.co.uk/news/midlands-news/drug-addict-burgled-mosque-three-19503576.amp

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT