Update Covid-19 Jakarta: Tambahan 1.895 Kasus Baru Hari Ini
TEMPO.CO | 02/01/2021 20:04
Petugas pemadam kebakaran, menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan warga Buaran, Klender, Duren Sawit Jakarta Timur, 30 Oktober 2020. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19 di Jakarta, dimana dari  7.903 kasus yang
Petugas pemadam kebakaran, menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan warga Buaran, Klender, Duren Sawit Jakarta Timur, 30 Oktober 2020. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19 di Jakarta, dimana dari 7.903 kasus yang ada di Indonesia, 2.056 kasus terdapat di DKI Jakarta per 29 Desember 2020 kemaren. TEMPO/Fardi Bestari

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus Covid-19 di Ibu Kota DKI Jakarta hari ini bertambah 1.895 menjadi total 15.471 kasus aktif yang masih dirawat di RS maupun isolasi mandiri.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, sebanyak 1.347 kasus baru merupakan hasil dari tes PCR yang dilakukan terhadap 7.812 orang.

“Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.895 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 548 kasus dari 2 laboratorium swasta, tanggal 28-30 Desember 2020 yang baru dilaporkan,” ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 2 Januari 2021. 

Hingga saat ini, tercatat sudah ditemukan 187.586 kasus Covid-19 di Jakarta. Dari jumlah total kasus itu, sebanyak 168.781 orang telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 90 persen, sementara 3.334 orang meninggal dengan tingkat kematian 1,8 persen.

Selama sepekan terakhir, Dinas Kesehatan mencatat persentase kasus positif atau positivity rate di Jakarta tercatat sebesar 12,3 persen.

Baca juga: Hari Ini Dinas Kesehatan DKI Catat Tambahan 1.956 Kasus Covid-19

Angka positivity rate Covid-19 di Jakarta itu masih berada di atas standar yang ditetapkan oleh WHO, yaitu tak lebih dari 5 persen. “Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 200.756 orang. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 97.890 orang,” kata Dwi.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT