Sebut Beberapa Negara Kembali Lockdown, Jokowi: Kepala Daerah Perketat Protokol
TEMPO.CO | 06/01/2021 12:20
Petugas gabungan TNI-Polri merazia warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di Lhokseumawe, Aceh, 4 September 2020. Penerapan aturan dan sanksi yang diterapkan secara preventif bukan semata-mata untuk menghukum masyar
Petugas gabungan TNI-Polri merazia warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di Lhokseumawe, Aceh, 4 September 2020. Penerapan aturan dan sanksi yang diterapkan secara preventif bukan semata-mata untuk menghukum masyarakat, tapi keseriusan dan kepedulian bersama memutuskan rantai penyebaran virus corona. ANTARA FOTO/RAHMAD

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kepala daerah mengetatkan penerapan protokol kesehatan di daerahnya masing-masing. Ia menyebut beberapa negara sudah menerapkan lockdown.

"Ibu Kota Thailand, Bangkok telah menerapkan lockdown sejak 3 hari lalu. Tokyo, Jepang sudah mengeluarkan status keadaan darurat. Di Inggris, lockdown juga diterapkan kembali karena penyebaran Covid yang sangat eksponensial," kata Presiden dalam rapat terbatas dengan gubernur pada Rabu, 6 Januari 2021.

Untuk itu, Presiden meminta kepala daerah menggencarkan kembali masalah yang berkaitan dengan kedisiplinan protokol kesehatan. 

Ia mengatakan saat ini terjadi penurunan kedisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Hal ini memperburuk upaya penanganan pandemi secara nasional.

"Dari survei yang kita lakukan, sekarang ini motivasi disiplin terhadap protokol kesehatan masyarakat itu berkurang. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, ini berkurang," kata Jokowi.

Ia mengatakan strategi pemerintah dalam menangani pandemi ini tetap sama. Yakni pertama urusan penanganan kesehatan, kedua masalah perlindungan sosial, dan ketiga berkaitan dengan masalah pemulihan ekonomi.

"Dan kunci bagi pemulihan ekonomi kuncinya adalah bagaimana kita bisa berusaha keras, bekerja keras dalam rangka menghentikan dan mengendalikan covid," kata Jokowi.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT