Menteri Basuki Perkirakan Penyerapan Anggaran PUPR Akhir Januari 2021 Rp 14,8 T
TEMPO.CO | 15/01/2021 11:36
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 23 September 2020. Komisi V menyetujui pagu Kementerian PUPR dalam RAPBN 2021 sebesar Rp149,81 triliun, melonjak hampir dua kali
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 23 September 2020. Komisi V menyetujui pagu Kementerian PUPR dalam RAPBN 2021 sebesar Rp149,81 triliun, melonjak hampir dua kali lipat dari tahun ini, Rp75,63 triliun. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono memperkirakan penyerapan anggaran kementeriannya hingga akhir Januari 2021 mencapai Rp 14,8 triliun.

"Atau sebesar 9,9 persen dari total pagu DIPA PUPR sebesar Rp 149,7 triliun," ujar Basuki Hadimuljono dalam konferensi video, Jumat, 15 Januari 2021.

Ia mengatakan penyerapan anggaran itu terdiri dari pembayaran uang muka terhadap paket proyek tahun ini dan pembayaran kontrak multi years lanjutan.

Basuki memastikan kementeriannya telah menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mempercepat pelaksanaan anggaran tahun 2021 guna memperkuat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Ia mengatakan sejak Oktober 2020, kementeriannya sudah melakukan tender seleksi dini untuk 3.175 paket pekerjaan dengan nilai total Rp 38,6 triliun.

Hingga hari ini, 15 Januari 2021, kata dia, telah diselesaikan proses tender 1.191 paket senilai Rp 14,6 triliun, dengan rincian 209 paket senilai Rp 2,1 triliun telah selesai tender dan terkontrak pada bulan Desember 2020.

Selain itu, 182 paket senilai 12,5 triliun akan diteken kontraknya secara serentak pada hari ini yang disaksikan langsung presiden.

Acara penandatanganan kontrak dilaksanakan secara serentak oleh para pejabat pembuat komitmen dan penyedia jasa di kantor balai PUPR di 34 provinsi. Untuk tahap selanjutnya hingga akhir Februari 2021, sebanyak 1.984 paket senilai Rp 24 triliun akan diselesaikan tanda tangan kontraknya.

"Pada Maret 2021 akan diselesaikan 1.553 paket senilai 40 triliun. Sedangkan sisanya akan kami upayakan paling lambat Maret 2021," ujar Basuki.

CAESAR AKBAR

Baca juga:
PUPR: Pembiayaan SBSN untuk Infrastruktur di Tahun Ini Rp 14,76 T

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT