Pemerintah DKI Serahkan Masalah Perusakan di Rumah Pompa Air kepada Polisi
TEMPO.CO | 23/01/2021 07:59
Ilustrasi rumah pompa. ANTARA
Ilustrasi rumah pompa. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta menyerahkan masalah perusakan di rumah pompa air Dukuh Atas kepada kepolisian. "Kejadian yang beberapa hari kemarin ini, sedang diproses. Kita lihat," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Jumat, 23 Januari 2021.

Diharapkan, polisi akan mengungkap kasus perusakan pompa air itu lebih detail, termasuk motifnya.

Baca: Dugaan Sabotase Rumah Pompa Dukuh Atas, Pernah Terjadi pada 2020

Kabel meteran listrik Rumah Pompa Dukuh Atas dirusak oleh orang tak dikenal. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat menyatakan perusakan kabel meteran listrik itu diketahui pekan lalu.

"Sebenarnya ketahuan 14 Januari 2021. Yang diputus itu kabel pengawat meteran listriknya," kata Kepala Seksi Jalan Jembatan dan Kelengkapan Jalan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, Yudha Catur Suharnanto, saat dihubungi, Kamis, 21 Januari 2021. Ia tak tahu motif pelaku memutus kabel pengawat.

Perusakan kabel listrik itu diketahui saat petugas PLN mengecek listrik secara rutin. Saat itu, antara kabel dan meteran listrik telah terputus.

Menurut Riza, kejadian serupa pernah terjadi di Rumah Pompa Dukuh Atas pada 24 Juli 2020. Namun sebelum sempat beraksi, pelaku ditangkap petugas pompa. "Ada orang tak dikenal masuk ke rumah pompa dini hari, tapi keburu ketangkap."

Riza memastikan operasional pompa air berjalan normal meski kabel listrik dipotong orang tak dikenal. "Alhamdulillah, sekalipun ada kabel yang dipotong, tidak menghentikan pompa tetap berfungsi."

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT