Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Jokowi: Kita Merindukan Suasana Normal
TEMPO.CO | 07/02/2021 10:29
Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal bagi tenaga kesehatan dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021. Setpres-Kris
Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal bagi tenaga kesehatan dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021. Setpres-Kris

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan sudah hampir setahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Tercatat Jokowi mengumumkan pasien pertama Covid-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020.

"Saya dan Anda semua tentu ada rasa bosan, lelah, dan sedih. Kita sama-sama merindukan suasana yang normal, berkegiatan seperti sediakala, dan kehidupan yang tidak dicekam ketakutan," tulis Jokowi dalam akun Instagram @jokowi, Ahad, 7 Februari 2021.

Untuk itu, Jokowi tak henti mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan gerakan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak). 

"Mari, kita sama-sama berjuang untuk mengakhiri pandemi ini dengan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan," tuturnya.

Sementara pemerintah, lanjut Jokowi, akan melanjutkan vaksinasi Covid-19 agar herd immunity tercapai dan penyebaran Covid-19 bisa dihentikan. Jika kesadaran masyarakat meningkat dan vaksinasi berjalan lancar, Jokowi meyakini ekonomi Indonesia akan pulih pada 2021.

Baca juga: Jokowi dan PM Muhyiddin Yassin Tekankan Stabilitas Laut Cina Selatan

DEWI NURITA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT