Warga Bangladesh Mulai Suntik Vaksin Virus Corona
TEMPO.CO | 08/02/2021 13:46
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. REUTERS/Dado Ruvic
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. REUTERS/Dado Ruvic

TEMPO.CO, Jakarta - Bangladesh pada Minggu, 7 Februari 2021, memulai suntik vaksin virus corona menggunakan vaksin Universitas Oxford – AstraZeneca. Rencananya pada satu bulan pertama akan ada 3,5 juta orang yang di imunisasi vaksin virus corona.

 

Bangladesh menargetkan 80 persen dari 170 juta jiwa populasi negara itu mendapat suntik vaksin virus corona. Setiap orang mendapat dua dosis suntikan dengan jeda empat pekan.

 

Akan tetapi, pada bulan pertama saja Pemerintah Bangladesh sudah mencapai separuh dari jumlah yang ditargetkan. Dari total 6 juta orang sudah 328 ribu orang mendaftar untuk mendapatkan suntik vaksin virus corona per Sabtu, 6 Februari 2021.

 

Bangladesh sudah menerima 5 juta dari total 30 juta dosis vaksin virus corona dari Institut Serum India, salah satu produsen vaksin terbesar di dunia dan memproduksi vaksin AstraZeneca. Bangladesh juga telah menerima 2 juta dosis vaksin COVISHIELD sebagai hadiah dari India.

Baca juga: Pria Bangladesh di Singapura Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

 

Menteri Kesehatan Bangladesh Zahid Maleque menyebut COVISHIELD sebagai vaksin terbaik dan paling aman.     

 

“Penantian sudah berakhir. Ini adalah hari yang bersejarah bagi kita setelah satu tahun yang sulit. Saya melakukan suntik vaksin virus corona hari ini, saya merasa sehat. Semua orang harus divaksin,” kata Maleque.   

 

Ada 567 tenaga kesehatan yang sudah mendapat vaksin virus corona sebelum program imunisasi disiarkan oleh pemerintah. Mereka sejauh ini tidak mengalami efek samping atau masalah apapun.

 

   

 

Sumber: https://www.reuters.com/article/reutersComService_2_MOLT/idUSKBN2A70I0


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT