Longsor Himalaya Tewaskan 18 Orang, 200 Hilang
TEMPO.CO | 08/02/2021 19:45
Pemandangan bendungan yang rusak setelah gletser Himalaya longsor dan menghantam bendungan di desa Raini Chak Lata di distrik Chamoli di negara bagian utara Uttarakhand, India, 7 Februari 2021. [REUTERS / Stringer]
Pemandangan bendungan yang rusak setelah gletser Himalaya longsor dan menghantam bendungan di desa Raini Chak Lata di distrik Chamoli di negara bagian utara Uttarakhand, India, 7 Februari 2021. [REUTERS / Stringer]

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 18 orang tewas dalam bencana longsor Himalaya, India pada Ahad kemarin. Senin ini, tim SAR melanjutkan pencariannya terhadap orang-orang yang sejauh ini dinyatakan hilang. Jumlahnya kurang lebih 200 orang yang diyakini terjebak di sebuah terowongan.

"Berdasarkan perkembangan terbaru, 203 orang hilang," ujar Menteri Sekretaris Negara India, Trivendra Singh Rawat, dikutip dari kantor berita Reuters, Senin, 8 Februari 2021.

Singh berkata, angka tersebut akan terus berubah seiring berjalannya waktu. Ia menegaskan bahwa tim SAR belum menyerah untuk mencari warga yang hilang di mana kebanyakan adalah pekerja proyek pembangkit listrik di sekitar lokasi kejadian.

Diberitakan pada Ahad kemarin, longsor terjadi di Nanda Devi, puncak tertinggi kedua India yang berlokasi di Uttarakhand. Longsoran gletser itu menyebabkan proyek pembangkit listrik tenaga air milik badan usaha pemerintah di Rishiganga dan Dhauliganga, beserta warga yang bekerja di sana, tersapu lumpur.

Tim SAR berkeyakinan kebanyakan warga yang menghilang berada di dua kawasan tersebut. Oleh karenanya, mereka memfokuskan pencarian di sana.

Per berita ini ditulis, tim SAR mengebor terowongan sepanjang 2,5 kilometer di Tapovan Vishnugad, dekat lokasi proyek. Diperkirakan ada 30 orang yang terjebak di sana.

"Kami mencoba menembusnya. Ini terowongan yang panjang, 2,5 kilometer. Sejauh ini para anggota tim SAR sudah berhasil masuk sejauh 150 meter. Kendalanya ada pada debris dan lumpur yang begitu banyak," ujar Kepala Kepoisian setempat, Ashok Kumar.

Kurang lebih 400 orang diterjunkan ke Himalaya untuk pencarian tersebut. Kepala Satuan Tanggap Bencana Nasional, Satya Pradhan, memperkirakan pencarian akan terus berlangsung untuk 1-2 hari ke depan.

Per berita ini ditulis, jumlah korban yang berhasil diselamatkan belum jelas. Ahad kemarin, ada 12 orang yang berhasil ditemukan. Mereka yang berhasil selamat tak menyangka akan ditemukan. "Saya jujur tidak terpikir bakal bisa bertahan hidup," ujar warga India, Rajesh Kumar, soal longsor Himalaya.

Baca juga: Gletser Himalaya Longsor Hantam Bendungan, 150 Orang Dikhawatirkan Tewas

ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA

https://www.channelnewsasia.com/news/asia/india-himalayas-glacier-search-missing-trapped-in-tunnel-14136990


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT