PPKM Mikro: TNI Akan Kerahkan 29.736 Personel untuk Lakukan Tracing Covid-19
TEMPO.CO | 09/02/2021 10:20
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Pasar Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 31 Januari 2021. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau penerapan protokol kesehatan di lingkungan Pasar Tanah
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Pasar Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 31 Januari 2021. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau penerapan protokol kesehatan di lingkungan Pasar Tanah Abanng. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - TNI akan menurunkan 29.736 personel untuk melakukan tracing COVID-19 di tujuh provinsi di Jawa dan Bali yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro. Ke-29.736 personel itu terdiri dari 27.866 Bintara Pembina Desa (Babinsa), 1.768 Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL dan 102 Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI AU.

"Personel TNI yang dikerahkan tersebut akan melakukan tracing COVID-19 di 7 provinsi di Jawa-Bali yang melaksanakan PPKM Skala Mikro," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memimpin apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 9 Februari 2021.

Hadir dalam apel kesiapan itu, yakni Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan pejabat teras TNI.

Baca: KontraS Nilai Pelibatan Babinsa Sebagai Pelacak Covid-19 Ciptakan Rasa Takut

Sebelum diterjunkan di wilayah kerjanya masing-masing, kata Panglima TNI, para Babinsa, Babinpotmar, dan Babinpotdirga akan diberi pelatihan menjadi tracer COVID-19. "Sehingga di samping bertugas sebagai penegak disiplin protokol kesehatan, para prajurit TNI tersebut dapat membantu pemerintah untuk melaksanakan tracing COVID-19 di tengah masyarakat," kata mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) ini.

Selain itu, lanjut dia, TNI juga telah menyiapkan tenaga kesehatan TNI sebagai vaksinator untuk mendukung program vaksinasi nasional yang telah dicanangkan pemerintah. "Saat ini TNI telah memiliki 1.008 vaksinator terverifikasi dan akan meningkatkan jumlah tersebut dengan melatih 10.000 vaksinator baru," katanya.

TNI juga telah menyiapkan perangkat rantai dingin berupa coolbox yang telah didistribusikan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut, FKTL TNI, di tujuh provinsi yang menjadi titik berat PPKM Skala Mikro dan vaksinasi.

Panglima TNI pun mengaku bangga melihat kesiapan peserta apel gelar kesiapan yang meliputi 500 Babinsa, 30 Babinpotmar, dan 30 Babinpotdirga, 25 vaksinator TNI, serta 475 tenaga kesehatan dan prajurit TNI yang akan bertugas sebagai tracer COVID-19 selama PPKM Mikro. "Hal ini akan menjadi kesiapan TNI untuk melaksanakan instruksi presiden dalam implementasi kebijakan PPKM Skala Mikro di Jawa dan Bali," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT