Erupsi Gunung Raung, Penerbangan Lion Air Bandara Banyuwangi Dibatalkan
TEMPO.CO | 09/02/2021 16:43
Penerapan physical distancing di kabin pesawat Lion Air. Foto: Lion Air Group
Penerapan physical distancing di kabin pesawat Lion Air. Foto: Lion Air Group

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah penerbangan milik maskapai Lion Air Group di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, resmi dibatalkan. Kebijakan ini ditempuh setelah operasional bandara ditutup sementara akibat erupsi Gunung Raung.

"Sebagai informasi penting, material abu vulkanik (volcanic ash) dapat merusak struktur atau komponen pesawat udara, sehingga membahayakan penerbangan," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2021.

Baca Juga: Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Bersiap Menggugat Boeing

Erupsi Gunung Raung telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pantauan Pos Pengamatan Gunung Api Raung pada hari ini, telah terjadi semburan abu vulkanik intensitas tebal dengan ketinggian 2.500 meter di atas puncak kawah.

Sehingga otoritas menutup bandara pada hari ini selama 7,5 jam, mulai 06.36 WIB sampai 14.00 WIB. Senin kemarin pun, bandara juga sudah ditutup selama 6 jam, mulai 08.37 WIB sampai 14.37 WIB. Adapun daftar penerbangan yang dibatalkan yaitu sebagai berikut:

Kedatangan di Bandara Banyuwangi:

1. Wings Air penerbangan IW-1880 pukul 09.00 WIB dari Surabaya.

2. Batik Air penerbangan ID-6590 pukul 10.00 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

3. Lion Air penerbangan JT-594 pukul 06.25 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Keberangkatan dari Bandara Banyuwangi:

1. Wings Air penerbangan IW-1881 pukul 10.10 WIB tujuan Surabaya.

2. Batik Air penerbangan ID-6591 pukul 12.20 WIB tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

3. Lion Air penerbangan JT-593 pukul 09.00 WIB tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Terkait pembatalan penerbangan tersebut, Lion Air Group memberikan kompensasi kepada seluruh penumpang yang terkena dampak. Mereka bisa memilih penjadwalan ulang keberangkatan (reschedule) atau pengembalian dana (refund) sesuai aturan yang berlaku.

 

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT