Bio Farma Targetkan Produksi 12 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Selesai 11 Februari
TEMPO.CO | 09/02/2021 17:38
Vakainator menyiapkan vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama saat vaksinasi massal untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Tanah Abang, Jakarta, Minggu, 7 Februari 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat
Vakainator menyiapkan vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama saat vaksinasi massal untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Tanah Abang, Jakarta, Minggu, 7 Februari 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bio Farma (Persero) sejauh ini sudah mengolah bahan baku atau bulk vaksin Covid-19 produksi Sinovac, Cina menjadi sekitar 10,4 juta dosis vaksin siap pakai per 8 Februari 2021. Perusahaan pelat merah itu mengejar target maksimal produksi, yaitu 12 juta dosis pada 11 Februari 2021. 

"Ini kan sudah mulai diproduksi dari 14 Januari dan mudah-mudahan bisa selesai lusa, 11 Februari 2021," ujar juru bicara Vaksin Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto dalam diskusi daring, Selasa, 9 Februari 2021.

Seluruh produksi ini menggunakan 15 juta bahan baku vaksin Sinovac yang sudah masuk sejak pertengahan Januari 2021. Bambang menjelaskan, dalam memproduksi 15 juta dosis vaksin ini, Bio Farma membaginya dalam beberapa batch, total ada 13 batch. Satu batch, kurang lebih sebanyak 950 ribu dosis.

"Update terakhir dari yang sudah kami produksi sampai tanggal 8 kemarin, sudah ada 11 batch," ujarnya.

Baca juga: Profesor Ini Sebut 2 Lansia Jangan Takut Vaksin Covid-19

Bambang optimisitis Bio Farma bisa menyelesaikan sisa dua batch lagi dalam dua hari ini. Selanjutnya, vaksin yang sudah selesai diproduksi itu harus melewati pemeriksaan dan pemberian izin terlebih dahulu di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelum diberikan kepada masyarakat.

Bambang mengatakan sebanyak 3 batch vaksin Covid-19 ini sudah memenuhi syarat dan sudah mendapat sertifikat lot release dari BPOM. "Tapi kami tetap menunggu izin persetujuan penggunaannya dari BPOM walaupun ini sudah rilis," tuturnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT