Kiat India Atasi Pandemi Covid-19
TEMPO.CO | 12/02/2021 20:00
Petugas menggunakan pakaian pelindung saat menyemprotkan disinfektan pad gerbong kereta yang diubah menjadi fasilitas khusus virus corona atau Covid-19 di Kolkata, India, 6 April 2020.Indian Railways merupakan operator kereta api terbesar keempat di dunia
Petugas menggunakan pakaian pelindung saat menyemprotkan disinfektan pad gerbong kereta yang diubah menjadi fasilitas khusus virus corona atau Covid-19 di Kolkata, India, 6 April 2020.Indian Railways merupakan operator kereta api terbesar keempat di dunia. REUTERS/Rupak De Chowdhuri

TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar India untuk Indonesia Manoj K. Bharti, meyakinkan India telah berhasil menahan penyebaran pandemi Covid-19 di negara itu. Ini adalah buah dari sikap proaktif yang dilakukan sejak pandemi Covid-19 terjadi di sana.

 

Meskipun populasinya besar, jumlah totalnya orang yang terinfeksi di India sekitar 10.847.304 dan total kematian 155.158 per 9 Februari 2021.

 

Fokus atau kiat India dalam mengurangi kematian akibat Covid-19 adalah dengan penyediaan peralatan medis yang lebih baik, seperti ventilator, tabung oksigen, dan peralatan lainnya di rumah sakit. India juga meningkatkan kapasitas produksi masker.

 

Sejalan dengan upaya untuk mengatasi wabah Covid-19, mengurangi kematian dan meningkatkan fasilitas medis, maka ilmuwan India, ahli bioteknologi dan industri farmasi kompak melakukan penelitian vaksin, pengembangan dan manufaktur untuk memenuhi tidak hanya permintaan domestik tetapi juga kebutuhan global.

 

Sejauh ini India telah memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk dua vaksin yang diproduksi oleh Serum Institute of India dan Bharat Biotech. Terdapat empat vaksin lainnya dalam berbagai tahap uji klinis.

Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan kunjungan ke pusat pengembangan vaksin, termasuk vaksin virus corona. Sumber: dokumen Kedutaan India di Jakarta

 

Sejak peluncuran vaksin virus corona di India pada 16 Januari 2021, India mulai memasok vaksin ke negara-negara tetangga dan mitra pada 20 Januari 2021.

 

Sebelumnya, Perdana Menteri Modi mengatakan India sebagai negara penghasil vaksin terbesar di dunia, ingin memberikan jaminan lebih kepada komunitas global saat ini. Produksi vaksin India dan kapasitas pengiriman akan digunakan untuk membantu seluruh umat manusia dalam memerangi krisis ini.

 

Sampai 9 Februari 2021, India telah memasok total 16,77 juta dosis vaksin Covishield ke 20 negara tetangga dan sekitarnya, seperti Bangladesh, Mynamar, Oman, Afganistan, Barbados, Sri Lanka, Nepal hingga Dominika.

    

Dalam beberapa minggu ke depan, vaksin dari India juga akan dipasok ke negara-negara Afrika, di bawah program COVAX. Akan ada pula persediaan secara bilateral sebagai hadiah dari India.

 

India akan memfasilitasi ke beberapa negara Afrika yang telah menandatangani kontrak komersial dengan produsen vaksin di India. Pasokan serupa melalui hibah, kontrak komersial dan di bawah fasilitas COVAX kepada CARICOM, Negara Kepulauan Pasifik dan Negara Amerika Latin.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT