Harapan Hary Tanoe dengan Dibangunnya Movieland di KEK MNC Lido City
TEMPO.CO | 14/02/2021 05:29
Hary Tanoesoedibjo saat meresmikan Movieland. Instagram/@hary.tanoesoedibjo
Hary Tanoesoedibjo saat meresmikan Movieland. Instagram/@hary.tanoesoedibjo

TEMPO.CO, Jakarta - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe berharap megaproyek Movieland di Kawasan Ekonomi Khusus MNC Lido City bisa meningkatkan produksi film PT MNC Studios International Tbk (MSIN).

"Sehingga kualitas produksi kita, PT MNC Studios International Tbk (MSIN), bisa seperti Hollywood," ujarnya seperti dikutip akun media sosial Facebook, Sabtu, 13 Februari 2021.

Movieland resmi dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus MNC Lido City resmi dibangun pada hari Sabtu. Movieland diklaim sebagai The Most Integrated and One Stop Studios.

Movieland merupakan fasilitas creative hub untuk outdoor production, khusus drama atau film.

Dia pun menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan pemerintah terhadap pembangunan kawasan tersebut.

"Satu hal kita syukuri, KEK akan mempercepat pembangunan dari kawasan ini. Terima kasih atas dukungan Pemerintah, terima kasih atas kehadiran dan dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ibu Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo," kata Hary.

Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus telah menyetujui pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) Lido di Jawa Barat.

Pada 10 Februari 2021 lalu, Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus menyetujui pembentukan dua KEK baru yaitu KEK Lido di Provinsi Jawa Barat dan KEK JIIPE di Provinsi Jawa Timur pada Sidang Dewan Nasional KEK yang diselenggarakan pada 10 Februari 2021.

Adapun, MNC Land (KPIG) kini tengah mengembangkan megaproyek MNC Lido City. Dengan didapatkannya status KEK Pariwisata, Badan Usaha dan Pelaku Usaha di kawasan MNC Lido City akan menikmati berbagai kemudahan dan fasilitas insentif perpajakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 237/PMK.010/2020.

Usulan KEK Lido adalah KEK Pariwisata dengan rencana bisnis pengembangan atraksi (theme park kelas dunia, lapangan golf, serta retail and dining), pengembangan akomodasi (six stars luxury resort, hotel berbintang lainnya, serta pengembangan TOD), dan pengembangan ekonomi kreatif (studio film dan festival musik).

Kehadiran theme park yang akan dibangun di dalam KEK Lido diprediksi akan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara hingga mencapai 63,4 juta orang sampai 2038 atau rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahun. 

Inflow devisa dari wisman serta penghematan outflow devisa dari wisnus dapat mencapai US$4,1 miliar selama 20 tahun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK berharap KEK Lido betul-betul bisa mendorong pariwisata di Indonesia.

"Hasilnya harus jelas, turis ke Jawa Barat juga harus yang berkualitas internasional. Ini harus menjadi yang premium juga, dan devisanya pun juga premium," ujar Airlangga.

Pada Agustus 2019, putra eks Presiden Amerika Serikat Donald Trump yakni Donald Trump Jr. menanamkan investasi properti di dua daerah Indonesia tepatnya di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, dan Bali.

Trump Residences merupakan resor dan hunian ultra mewah yang terintegrasi pertama di Indonesia.

Trump Organizations menggandeng perusahaan properti Indonesia, MNC Land milik Hary Tanoe, dalam kedua proyek hunian dan resor jetset Trump Residences tersebut.

"Kehadiran Trump Residences mendefinisikan ulang dan meningkatkan standar kemewahan yang ada selama ini," ujar Hary Tanoe dalam konferensi pers saat itu.

BISNIS

Baca juga: Ridwan Kamil Dorong KEK Pariwisata Lido Bogor: MNC Punya Tanah


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT