Cegah Banjir, Kapasitas Kolam Resapan di Bandara Halim Perdanakusuma Ditambah
TEMPO.CO | 14/02/2021 11:31
Warga berjalan di Bandara Halim Perdanakusuma yang sepi di Jakarta, Kamis 7 Mei 2020. Meski penerbangan domestik dengan ketentuan khusus mulai dibuka, Bandara Halim Perdanakusuma masih belum melayani penerbangan domestik. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Warga berjalan di Bandara Halim Perdanakusuma yang sepi di Jakarta, Kamis 7 Mei 2020. Meski penerbangan domestik dengan ketentuan khusus mulai dibuka, Bandara Halim Perdanakusuma masih belum melayani penerbangan domestik. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) menambah kapasitas kolam resapan untuk mencegah banjir di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan peningkatan kapasitas tersebut bertujuan memperkuat sistem drainase bandara.

“Kami telah melakukan langkah antisipasi baik itu jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengupayakan Bandara Halim Perdanakusuma bebas banjir di puncak musim hujan awal tahun ini sehingga penerbangan dapat berjalan lancar dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” kata Awaluddin, Sabtu petang, 13 Februari 2021.

Bandara Halim memiliki dua kolam resapan air yang berada di sisi utara dan selatan. Kapasitas resapan kedua kolam telah ditingkatkan sejak November 2020. Pihak Angkasa Pura II kala itu melakukan pelebaran dan pendalaman untuk masing-masing kolam.

Direktur Teknik Angkasa Pura II Agus Wialdi menuturkan peningkatan kapasitas resapan kembali dilakukan pada Februari. Perseroan, kata Agus, melakukan penggalian menggunakan alat berat backhoe di kolam sisi selatan agar dapat menampung air lebih banyak.

“Secara keseluruhan, saat ini Bandara Halim Perdanakusuma sudah memiliki kolam yang memadai,” tutur Agus.  

Agus Wialdi, saluran air tepatnya di sepanjang Taxiway C sampai ke area kargo juga telah diperlebar dan dilakukan normalisasi. “Kami juga memastikan manhole (penutup saluran drainase) dan saluran drainase dapat berfungsi dengan baik. Seluruh pintu air di kolam penampungan juga dipastikan dapat bekerja dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi banjir di Bandara Halim Perdanakusuma, Angkasa Pura II telah menyiagakan mobil pompa air dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane. Executive General Mobil pompa tersebut sudah digunakan sejak 8 Februari 2021.

Angkasa Pura II pun menerapkan prosedur baru, yakni pengecekan di seluruh area saat hujan turun lebih dari satu jam. Kemudian, petugas di sekitar bandara akan meningkatkan frekuensi pembersihan sampah di area kolam penampung dan saluran drainase. Angkasa Pura II telah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memastikan drainase di bandara berfungsi.

Bandara Halim Perdanakusuma yang telah menampung pergerakan enam juta orang per tahun sempat dilanda banjir pada awal 2020. Sejumlah penerbangan mengalami gangguan hingga penumpang harus dialihkan ke Bandara Soekarno - Hatta kala itu.

Baca: BMKG Ingatkan Status Siaga Banjir Bandang untuk 4 Provinsi di Pulau Jawa


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT