MNC Lido City Milik Hary Tanoe jadi KEK, Insentif Pajak Apa Saja yang Diterima?
TEMPO.CO | 14/02/2021 12:18
MNC Lido City. Foto: Istimewa
MNC Lido City. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe tengah bungah. Salah satu perusahaannya, PT MNC Land Tbk (KPIG) ketiban berkah seiring dengan disetujuinya pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) Lido di Jawa Barat.

Pada 10 Februari 2021 lalu, Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus menyetujui pembentukan dua KEK baru. Dua KEK itu adalah KEK Lido di Provinsi Jawa Barat dan KEK JIIPE di Provinsi Jawa Timur pada Sidang Dewan Nasional KEK yang diselenggarakan pada 10 Februari 2021.

Dengan status KEK Pariwisata tersebut, Badan Usaha dan Pelaku Usaha di kawasan MNC Lido City akan menikmati berbagai kemudahan dan fasilitas insentif perpajakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 237/PMK.010/2020.

Sejumlah insentif pajak yang dimaksud antara lain adalah insentif pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah, bea masuk dan pajak dalam rangka impor, cukai, serta berbagai kemudahan perizinan lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK sebelumnya berharap KEK Lido dapat pariwisata di Indonesia. "Hasilnya harus jelas, turis ke Jawa Barat juga harus yang berkualitas internasional. Ini harus menjadi yang premium juga, dan devisanya pun juga premium," ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat, 12 Februari 2021

Adapun MNC Lido City sedang mengembangkan kawasan hunian, komersial, destinasi wisata dan resort terintegrasi seluas 3.000 hektare di Lido, Bogor, Jawa Barat. Kawasan ini berbatasan dengan Provinsi DKI Jakarta dan Banten, dikelilingi dengan lebih dari 70 juta penduduk.

Berlokasi sekitar 60 kilometer dari Jakarta, MNC Lido City dapat dicapai langsung melalui Tol Bocimi dengan waktu tempuh satu jam dari Jakarta. Perseroan bekerjasama dengan Pemerintah juga akan membangun transit-oriented development (TOD) sebagai sarana transportasi publik tambahan.

Perseroan juga menyatakan bahwa konstruksi MNC Lido City terus menunjukkan kemajuan signifikan yang ditandai dengan proyek MNC World Lido serta Luxurious International Resort, Golf Club & Residences Lido. Kawasan MNC Lido City juga mencakup Lido Lake Resort and Convention Center, aktivitas permainan air, dan fasilitas outbound terbesar di Asia Tenggara.

"KEK MNC Lido City akan menjadi kebanggaan nasional dan destinasi wisata baru di Indonesia," demikian disampaikan manajemen KPIG seperti dikutip dari siaran pers.

Kehadiran theme park dan berbagai fasilitas yang sedang dikembangkan di MNC Lido City digadang-gadang akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 63,4 juta orang hingga tahun 2038 atau rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahun.

Adapun aliran devisa masuk dari wisatawan mancanegara serta penghematan outflow devisa dari wisatawan nusantara diprediksi akan mencapai US$ 4,1 miliar atau sekitar Rp 57,4 triliun selama 20 tahun.

MNC Group sudah resmi memulai pembangunan proyek Movieland, The Most Integrated and One Stop Studios di MNC Lido City, Jawa Barat, pada Sabtu, 13 Februari 2021. Executive Chairman MNC Group Hary Tanoe optimistis proyek ini akan semakin mendorong ekonomi kreatif.

"Menciptakan wirausaha baru, menjadi tempat wisata bagi masyarakat Indonesia bahkan luar negeri, menciptakan devisa, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujar Hary dalam keterangan resmi, Sabtu, 13 Februari 2021.

Peresmian dimulainya pembangunan proyek Movieland ini ditandai dengan PT MNC Studios International Tb.k (MSIN), melalui anak usahanya PT MNC Movieland Indonesia menggelar prosesi cut and fill di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Studio film dan drama seri outdoor Movieland ini digadang-gadang akan menjadi pusat industri film dan drama seri kelas dunia pertama di Indonesia. Selain itu, Movieland juga akan menjadi creative hub yang menciptakan lapangan kerja hingga membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Hary Tanoe menjelaskan, Movieland akan berperan strategis karena hingga kini belum ada fasilitas mumpuni untuk outdoor production, terutama untuk memproduksi film atau drama televisi. "Pada kesempatan ini, kita melakukan groundbreaking pembangunan Movieland," tegasnya.

BISNIS

Baca: Proyek Hary Tanoe yang Mirip Hollywood Mulai Dibangun


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT