Awal Mula Viral Trending Topic Gaji Rp 250 Juta Per Bulan Calon Pasangan
TEMPO.CO | 14/02/2021 19:35
Ilustrasi Twitter.  REUTERS/Kacper Pempel
Ilustrasi Twitter. REUTERS/Kacper Pempel

TEMPO.CO, Jakarta - Jagat maya dihebohkan dengan cuitan gaji sebesar Rp250 juta per bulan. Cuitan gaji Rp250 juta pun menjadi viral dan trending topic di Twitter sejak tadi malam, Sabtu 13 Februari 2021, hingga sore hari ini. Bagaimana awal dari 'keributan' cuitan tersebut? 

Adalah Jenny Jusuf, selebtwit--pesohor di Twitter--yang pertama kali mencuit soal gaji. Penulis buku dan pengacara pemberdayaan perempuan itu semula mengunggah survei iseng kepada warganet (netizen).

"Bebs. Kalian punya kriteria penghasilan minimal calon pasangan nggak? Misalnya, harus di atas Rp10 juta, harus lebih tinggi dari kalian, dll. Alasannya? #surveiiseng," demikian cuitan @JennyJusuf yang dikutip Bisnis, Minggu 14 Februari 2021.

Cuitan Jenny itu mendapatkan respons beragam. Salah satu yang merespons, dan kemudian menjadi viral adalah selebtweet Andrea Gunawan dengan akun @catwomanizer. "Rp250 juta per bulan minimal dan udah siapin dana pensiun juga, kalau enggak, jomplang nanti Woman cartwheeling," tulisnya.

Respons Andrea Gunawan itu langsung dibalas oleh netizen lainnnya. Salah satunya @cetacetaku. Dia berkomentar singkat. "250 juta gimane bentukannya dahh."

Andrea Gunawan pun langsung membalas cuitan @cetacetaku.

Balasan cuitan kocak pun bermunculan di linimasa atas gaji sebesar Rp250 juta per bulan hingga sore hari ini.

Namun, tak sedikit yang membela cuitan dari Andrea Gunawan. Mereka menilai sah-sah saja orang memasang kriteria tertentu dalam memilih pasangannya.

Andrea Gunawan pun sempat melakukan klarifikasi soal gaji pasangan sebesar Rp250 juta per bulan. Menurutnya, gaji sebesar itu masih relatif kecil dibandingkan dengan penghasilan para content creator yang bisa mendapatkan bermiliar rupiah.

Dia pun membandingkan dengan sejumlah penasehat keuangan hingga selebritas yang mendapatkan honor dalam hitungan menit dengan nilai puluhan juta rupiah. 

Namun, menurutnya, gaji sebesar itu tidak diperoleh secara instan, karena membutuhkan kerja keras. 

BACA: Usai Jadi Viral, Pasar Muamalah Kota Depok Mendadak Menutup Diri


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT