DKI Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk 10 Ribu Pedagang Pasar Mulai Besok
TEMPO.CO | 16/02/2021 21:02
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Aditya Pradana P
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Program vaksinasi Covid-19 gelombang kedua kepada pelayan publik di Ibu Kota akan digelar pada Rabu, 17 Februari 2021. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, vaksinasi gelombang kedua ini juga bakal ditujukan kepada para pedagang pasar yang setiap hari harus bekerja di luar rumah.

"Sesuai dengan jadwal selain nakes (tenaga kesehatan), Insya Allah mulai besok akan dimulai buat pedagang," kata Wagub DKI Riza Patria di Balai Kota DKI, Selasa, 16 Februari 2021.

Riza Patria mengatakan sedikitnya 10 ribu pedagang di 153 pasar di Jakarta yang akan menerima vaksin Covid-19. Salah satu pasar tradisional yang bakal mengadakan penyuntikan pemicu kekebalan terhadap virus Corona itu adalah Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Nanti wartawan juga yang seperti yang disampaikan Pak Jokowi. Prinsipnya semua, juga nanti aparat TNI-Polri yang ada di lapangan khususnya," ujarnya.

Politikus Gerindra itu berharap pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan yang direncanakan pemerintah. Sejauh ini, menurut dia, belum ada kendala dalam proses pemberian vaksin Covid-19.

Baca juga: MUI Tangerang Selatan Imbau Vaksinasi Covid-19 Malam Hari Saat Ramadan

Pemerintah DKI telah menyiapkan 1.648 vaksinator yang siap membantu vaksinasi Covid-19 kepada warga DKI. Adapun kemampuan pemberian vaksinasi di Ibu Kota mencapai 19.751 orang per hari. "Jadi kemampuannya tinggi, tinggal nanti ketersediaan vaksin atau dosisnya dan daftar yang registrasi," ujarnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT