Vaksinasi Covid-19 Tenaga Medis Hampir Tuntas, Wagub DKI: Masalahnya Helena Lim
TEMPO.CO | 16/02/2021 23:25
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Aditya Pradana P
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama kepada tenaga kesehatan di Ibu Kota mencapai 100.115 orang atau 89,2 persen. Adapun target tenaga kesehatan yang mendapatkan vaksin Covid-19 tahap pertama sebanyak 131 ribu orang.

Sedangkan proses vaksinasi tahap kedua tenaga kesehatan telah mencapai 50.692 orang atau 45,1 persen dari jumlah yang teregister sebanyak 112.301 orang per 13 Februari kemarin.

"Jadi total dosis total yang sudah dapat dosis satu dan dua mencapai 150.807 orang," kata Wagub DKI Riza Patria di Balai Kota DKI, Selasa, 17 Februari 2021.

Menurut Riza, proses penyuntikan vaksin Covid-19 pemicu kekebalan terhadap virus corona itu tidak ada kendala. Masalah vaksinasi Covid-19 hanya terjadi dalam kasus pemberian terhadap selebgram Helena Lim.

Baca juga: DKI Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk 10 Ribu Pedagang Pasar Mulai Besok

Wagub DKI berharap kasus penyuntikan vaksin Covid-19 kepada crazy rich PIK (Pantai Indah Kapuk) itu menjadi pelajaran bagi warga Jakarta untuk bersabar dalam menunggu giliran pemberian vaksinasi Covid-19. "Pada waktunya semua masyarakat Jakarta sesuai dengan ketentuan akan mendapatkan kesempatan yang sama, vaksin yang sama," ujarnya. "Jadi tidak usah khawatir, jangan mendahului, apalagi mendahului petugas kesehatan."


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT