Ma'ruf Amin Sudah Disuntik Vaksin Covid-19, Menkes: Jadi Motivasi Lansia Lain
TEMPO.CO | 17/02/2021 10:44
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan saat apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan program vaksinasi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan saat apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan program vaksinasi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah menerima vaksin Covid-19, pada Rabu pagi, 17 Februari 2021. Budi berharap vaksinasi terhadap Ma'ruf yang telah berusia 77 tahun, bisa menjadi contoh sekaligus memotivasi lansia lain agar mau segara divaksin.

"Mudah-mudahan itu juga bisa menjadi dorongan, motivasi, agar lansia Indonesia yang kritis, rawan terkena penyakit, bisa datang dan divaksin terlebih dahulu," kata Budi Gunadi, di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 17 Februari 2021.

Berdasarkan rilis BPMI Sekretariat Wakil Presiden, Ma'ruf Amin disuntik Corona Vac produksi Sinovac. Ia menerima vaksin di Pendopo Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta. Budi Gunadi mengatakan ia datang langsung di sana untuk mendampingi Ma'ruf menerima vaksin.

Baca: Vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Tanah Abang, Jokowi: Setelah Ini Provinsi Lain

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua, resmi berjalan mulai hari ini, 17 Februari 2021. Sasarannya, adalah petugas pelayan publik seperti anggota TNI-Polri hingga pedagang pasar. Belakangan, pemerintah memasukan masyarakat lanjut usia ke dalam prioritas penerima vaksin tahap kedua ini.

Hal ini tak terlepas dari keluarnya persetujuan penggunaan emergency use of authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat vaksin Corona Vac untuk usia di atas 60 tahun, dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 5 Februari 2021 lalu.

Dari kalkulasi pemerintah saat ini, vaksinasi tahap kedua ini akan menyasar 16,9 juta pelayan publik dan 21,5 juta masyarakat lansia. Pemberian Vaksin Covid-19 tahap kedua dilakukan setelah vaksinasi tahap pertama yang menyasar tenaga kesehatan nyaris rampung dilaksanakan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT