Gubernur New York Diminta Mengundurkan Diri Setelah Tuduhan Pelecehan Seks
TEMPO.CO | 13/03/2021 12:00
Andrew Cuomo, Gubernur New York diserang tuduhan telah melakukan pelecehan seksual. Sumber: Reuters
Andrew Cuomo, Gubernur New York diserang tuduhan telah melakukan pelecehan seksual. Sumber: Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Dua anggota senat dari New York bergabung dengan senat lainnya yang dipimpin oleh politikus Partai Demokrat, pada Jumat, 12 Maret 2021, mendesak Gubernur New York Andrew Cuomo agar mengundurkan diri. Desakan itu muncul setelah perempuan ke tujuh muncul memberikan kesaksian menuduh Cuomo telah melakukan pelecehan seksual.      

 

Chuck Schumer, pemimpin mayoritas senat dan Kirsten Gillibrand yang memimpin gerakan #MeToo untuk melawan kekerasan dan pelecehan seksual, bergabung dengan anggota parlemen Amerika Serikat Alexandria Ocasio-Cortez untuk menyerukan Cuomo agar mengundurkan diri sebagai Gubernur New York.

 

Cuomo adalah politikus yang berasal dari Partai Demokrat. Dia sudah tiga periode menduduki jabatan Gubernur New York.

 

Cuomo, 63 tahun, berstatus duda cerai yang punya tiga anak perempuan. Ketiga anak Cuomo berusia 20 tahun-an.

Baca juga: Gagal Atasi Pandemi, Presiden Paraguay Minta Semua Menteri Mundur 

Andrew Cuomo, Gubernur New York diserang tuduhan telah melakukan pelecehan seksual. Sumber: Reuters

Cuomo berulang kali menyangkal tuduhan yang diarahkan padanya. Pada Jumat, 12 Maret 2021, dia mengatakan adalah tindakan yang sembrono dan berbahaya bagi politikus yang memintanya untuk mengundurkan diri sebelum mereka mengantongi fakta-fakta.

  

“Perempuan punya hak untuk menyuarakan pendapat dan didengar dan saya mendorong hal itu sepenuhnya. Namun saya juga ingin memperjelas, kebenaran masih dipertanyakan. Saya tidak melakukan apa yang sudah dituduhkan. Titik,” kata Cuomo.

     

Cuomo meminta agar semua pihak menunggu fakta-fakta. Sebab beropini tanpa fakta adalah tindakan tidak bertanggung jawab. Schumer dan Gillibrand telah menjadi politikus papan atas yang mendesak Cuomo agar mengundurkan diri.

 

 

 

Sumber: Reuters


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT