Masjid di India Diubah Jadi Tempat Karantina Covid-19
TEMPO.CO | 01/05/2021 10:25
Sejumlah pasien dengan gangguan pernapasan menerima bantuan oksigen gratis di Gurudwara (kuil Sikh), di tengah Tsunami COVID-19 di Ghaziabad, India, 30 April 2021. REUTERS/Adnan Abidi
Sejumlah pasien dengan gangguan pernapasan menerima bantuan oksigen gratis di Gurudwara (kuil Sikh), di tengah Tsunami COVID-19 di Ghaziabad, India, 30 April 2021. REUTERS/Adnan Abidi

TEMPO.CO, - Masjid Green Park di New Delhi, diubah menjadi pusat karantina sementara untuk pasien Covid-19 di tengah lonjakan kasus di India.

Pusat karantina ini dilengkapi dengan 10 tempat tidur dengan fasilitas medis. Para pasien akan diberikan masker, sanitiser dan obat-obatan. "Kasus Covid-19 meningkat dari hari ke hari dan orang-orang sangat menderita. Kami telah mengubah masjid menjadi pusat karantina dengan 10 tempat tidur," kata Sekretaris Bersama Komite Pelaksana Masjid Green Park, Mohammad Salim, dikutip dari The Siasat Daily, Sabtu, 1 Mei 2021.

Semenjak masjid beralih fungsi, kata Salim, pengurus langsung mendapat telepon dari orang-orang yang membutuhkan. "Dengan resep dokter, kami akan menerimanya," tuturnya.

Ia menjelaskan pengurus masjid bakal memberikan pasien obat-obatan, masker, dan alat pelindung diri lainnya yang diperlukan. “Kami juga akan memberi mereka makanan. Sayangnya saat ini kami tidak memiliki suplai Oksigen tapi akan diupayakan secepatnya," ucap Salim.

Badai Covid-19 di India membuat banyak orang mendedikasikan diri mereka untuk membantu sesama terlepas dari latar belakangnya. Hal ini berlaku pula untuk umat Islam yang menjadi minoritas di sana

Sementara itu, Delhi melaporkan 24.235 kasus COVID-19 baru, 395 kematian dalam 24 jam, tertinggi sejauh ini. Sedangkan, India melaporkan 386.452 kasus COVID-19 baru, 3498 kematian.

Baca juga: Setiap Hari Kasus Covid-19 di India Bertambah 300 Ribu

Sumber: THE SIASAT DAILY


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT