2 Warga Tangsel Terpapar Covid-19 Varian India, Dinkes: Tertular dari Anaknya
TEMPO.CO | 06/05/2021 13:40
ilustrasi - Dokter memegang botol ampul kaca mengandung sel molekul virus corona Covid-19 asal Inggris yang telah mengalami mutasi RNA menjadi varian baru. (ANTARA/Shutterstock/pri.)
ilustrasi - Dokter memegang botol ampul kaca mengandung sel molekul virus corona Covid-19 asal Inggris yang telah mengalami mutasi RNA menjadi varian baru. (ANTARA/Shutterstock/pri.)

TEMPO.CO, Tangerang Selatan- Kepala Dinas Kesehatan kota Tangerang Selatan Alin Hendalin Mahdaniar membenarkan bahwa dua warga Serpong Utara terpapar virus B1617 strain India, atau Covid-19 varian India.

"Tertular dari anaknya, anaknya tinggal di Jakarta kurang tahu dari mana kalau tahu asal ceritanya mungkin panjang ya, pokoknya anaknya itu termasuk sampel yang diperiksa sequence genome-nya itu kemudian ditemukan varian virus India," katanya saat dihubungi wartawan, Kamis 6 Mei 2021.

Menurut Alin, kedua orang tua yang kontak erat dengan anaknya itu mengalami gejala, sehingga mereka langsung memeriksakan diri dan langsung tes swab PCR, hasilnya saat itu dinyatakan positif Covid-19.

"Tapi itu di awal bulan April, karena yang bersangkutan punya komorbid, tanggal 5 April akhirnya ke rumah sakit untuk dirawat dari tanggal 5- 17 April, saat ini swab PCR kedua, orang tersebut sudah negatif, sudah sehat dan sudah dinyatakan selesai isolasi jadi sekarang sudah negatif saat keluar rumah sakit," ujarnya.

Saat ini, kata Alin, Dinkes Tangsel, kemenkes dan Puskesmas wilayah setempat sudah melakukan pengambilan sampel keluarga tersebut yang terdiri dari kedua orang tua, satu anak, satu pembantu dan suami pembantu.

"Tapi apakah dia terinfeksi varian yang sama dengan anaknya atau tidak itu akan dilakukan pemeriksaan namanya genome sequencing, itu diperiksanya kami turun bareng, untuk saat ini hasilnya kami belum dapat kabar apakah variannya sama atau tidak," ungkapnya.

Untuk hasil pemeriksaan laboratorium kedua orang tua yang diperiksa, lanjut Alin, pihaknya belum menerimanya, Alin memastikan bahwa kedua orang tua itu sudah pasti kontak erat dengan strain India.

"Itu udah pasti karena anaknya sudah ketahuan positif strain India tapi untuk diketahui kedua orang ini betul atau tidak hasilnya kami belum terima," imbuhnya. Alin menambahkan, saat ini semua yang kontak erat sudah dinyatakan negatif dan sudah selesai isolasi mandiri serta sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Ada Temuan Mutasi Covid-19 India di Jakarta, Wagub DKI: Waspada

 

MUHAMMAD KURNIANTO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT