BI: Harga Daging Ayam dan Cabai Merah jadi Penyumbang Utama Deflasi Juni 2021
TEMPO.CO | 11/06/2021 14:58
Ilustrasi daging ayam. TEMPO/Aditia Noviansyah
Ilustrasi daging ayam. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia memprediksi terjadi deflasi 0,09 persen (mtm). Hal itu berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu kedua Juni 2021.

"Inflasi berada pada level yang rendah dan terkendali," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Juni 2021.

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juni 2021 secara tahun kalender sebesar 0,81 persen (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,40 persen (yoy).

Penyumbang utama deflasi Juni 2021 sampai dengan minggu kedua yaitu komoditas daging ayam ras dan cabai merah masing-masing sebesar -0,09 persen (mtm), tarif angkutan antarkota -0,06 persen (mtm), cabai rawit -0,04 persen (mtm), bawang merah -0,02 persen (mtm), kelapa, tomat dan daging sapi masing-masing sebesar -0,01 persen (mtm).

Sementara itu, beberapa komoditas mengalami inflasi, antara lain telur ayam ras sebesar 0,04 persen (mtm) emas perhiasan sebesar 0,03 persen (mtm) minyak goreng, sawi hijau, kacang panjang, nasi dengan lauk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm).  

Dia mengatakan Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

"Serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," ujar Erwin.

Baca Juga: Terdampak Ramadan dan Idul Fitri, BPS Catat Inflasi Mei 2021 Sebesar 0,32 Persen


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT