Menhub Sebut Korea Selatan MinatI Proyek LRT Bali Rute Bandara-Seminyak
TEMPO.CO | 14/06/2021 13:55
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Direktur Utama PT Adhi Karya (persero) Tbk Entus Asnawi di salah satu gerbong LRT Jabodebek di Stasiun LRT TMII, Jakarta Timur, Selasa, 8 Juni 2021. Tempo/Fajar Pebrianto
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Direktur Utama PT Adhi Karya (persero) Tbk Entus Asnawi di salah satu gerbong LRT Jabodebek di Stasiun LRT TMII, Jakarta Timur, Selasa, 8 Juni 2021. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Indonesia berencana membangun kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) di Bali. Rencana itu dibahas dalam pertemuan antara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Tae Sung Park.

Budi Karya pun mengklaim Korea Selatan berminat bekerja sama dengan Indonesia terlibat dalam proyek pembangunan kereta modern tersebut.  “Kami menyambut baik keinginan pihak Korea Selatan untuk terlibat dalam pembangunan kereta api di Bali dan Jakarta,” kata Budi Karya dalam keterangannya, Senin, 14 Mei 2021.

Budi Karya menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bali telah bekerja sama dengan Korea Selatan melalui Korea National Railway untuk menyusun kajian prastudi kelayakan (pre-feasibility study) pembangunan LRT rute Bandara Ngurah Rai-Seminyak sepanjang 9,46 kilometer.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, rencana pembangunan LRT dibagi menjadi dua fase.

Fase 1-A mencakup rute Bandara Internasional Ngurah Rai-Stasiun Central Park sepanjang 5,3 kilometer. Sedangkan Fase 1-B meliputi rute Stasiun Central Park-Seminyak sepanjang 4,16 kilometer.

Pemerintah Bali bersama Korea National Railway saat ini melakukan  kajian untuk rencana pembangunan LRT fase kedua rute Seminyak-Mengwitani. “Budi Karya berujar, Bali telah mengusulkan agar pembiayaan penyusunan studi kelayakan dapat dikerjasamakan dengan pihak Korsel melalui skema hibah.

“Namun, sesuai saran dari Bappenas, kami masih harus menunggu Bappenas menyelesaikan penyusunan rencana mobilitas perkotaan di akhir 2021,” kata Budi Karya.

Selain membahas LRT Bali, pertemuan Budi Karya dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia juga merembuk peluang kerja sama pembangunan infrastruktur MRT Jakarta fase 4 rute Fatmawati-Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

BACA: Budi Karya Sebut Waktu Tunggu LRT Jabodebek Bisa 2 Menit

FRANCISCA CHRISTY ROSANA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT