Taj Mahal Dibuka Lagi untuk Turis
TEMPO.CO | 15/06/2021 09:30
India Taj Mahal (pixabay.com)
India Taj Mahal (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Objek wisata paling terkenal di India, Taj Mahal, pada pekan ini akan dibuka lagi setelah dua bulan tutup. Penutupan tempat wisata itu gara-gara gelombang infeksi virus corona yang mematikan, yang menyapu India.

 

Taj Mahal adalah satu dari tujuh keajaiban dunia. Sebelumnya Maret 2020, Taj Mahal ditutup setelah India memberlakukan lockdown ketat atau saat pandemi Covid-19 mulai menyebar di negara itu.    

 

Taj Mahal. telegraph.co.uk

Monumen cinta tersebut dibangun pada masa kekaisaran Shah Jahan sebagai bukti tanda cintanya pada istrinya yang bernama Mumtaz Mahal. Pada September 2020, Taj Mahal dibuka lagi kendati dengan aturan yang ketat, seperti jumlah pengunjung dibatasi. Namun tempat wisata tersebut, ditutup lagi pada pertengahan April 2021.

 

Taj Mahal terletak di negara bagian Uttar Pradesh, India. Wilayah itu salah satu yang paling parah terkena pandemi Covid-19

    

Kasus baru positif Covid-19 di India dan kematian akibat virus itu menyebar dengan cepat hingga menyentuh ke rekor tertinggi pada April dan Mei 2021. Negara bagian di India dan otoritas banyak yang memberlakukan lockdown dan larangan lainnya demi mengerem penyebaran wabah virus corona.

  

Untungnya, dalam beberapa pekan terakhir, kota-kota besar di India, termasuk Ibu Kota New Delhi dan pusat keuangan Mumbai, sudah mencabut beberapa aturan pembatasan ruang gerak masyarakat.

 

Dengan dibukanya lagi Taj Mahal, pengunjung diminta untuk tidak menyentuh makam yang dilapisi marmer mengkilap. Bukan hanya itu, pengunjung juga diminta akan diminta berjalan di area yang sudah disediakan saja sehingga kebersihan tetap terjaga.

 

Baca juga: Covid-19 India, Negara Bagian Ini Tambah Data 4 Ribu Kematian Sekaligus

 

Sumber: english.alarabiya.net


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT