Hanafi Rais Sebut Pidato Prabowo Soal Indonesia Bubar Sebagai Peringatan
TEMPO.CO | 22/03/2018 08:58
Hanafi Rais Sebut Pidato Prabowo Soal Indonesia Bubar Sebagai Peringatan
Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Hanafi Rais dalam diskusi Keamanan Data Tanggung Jawab Siapa di Warung Daun Cikini, Sabtu, 10 Maret 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Amanat Nasional Hanafi Rais menilai pidato Prabowo Subianto soal prediksinya bahwa Indonesia akan bubar pada 2030 sebagai peringatan. Meski begitu, ia meyakini prediksi tersebut tidak akan terjadi.

"Enggaklah. Itu warning saja, early warning, maknanya jangan dipersempit 2030 bubar," kata Hanafi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 21 Maret 2018.

Baca juga: Prabowo Pidato Indonesia akan Bubar, Ini Nasehat Pengamat

Hanafi, yang juga Wakil Ketua Komisi Pertahanan tersebut, menilai pidato Prabowo tersebut sebagai peringatan agar pemerintah mengelola negara dengan benar. "Itu warning kalau negara ini tidak dikelola dengan benar, nanti jangan-jangan yang terjadi di Soviet, Yugoslavia, terjadi juga sama kita," katanya.

Pidato Prabowo menuai kontroversi setelah videonya viral di media sosial kemarin. Prabowo mengenakan baju putih dan dengan tegas mengatakan Indonesia akan bubar pada 2030. Video tersebut diunggah dalam akun media sosial Partai Gerindra.

Baca juga: Pengurus Gerindra Sepakat Usung Prabowo Subianto di Pilpres 2019

Prabowo memberikan argumen, antara lain, soal kedaulatan negara. Prabowo mengatakan, "Di negara lain, mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030." Menurut dia, dari 80 persen tanah seluruh negara, hanya 1 persen yang dikuasai rakyat Indonesia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT